Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

Tunanganku, Arthur Kusnandi, adalah seorang bos mafia yang memerintah seluruh dunia mafia negara ini dengan tangan besi. Di mata orang-orang, dia adalah perwujudan kekuasaan. Namun di mataku, dia adalah perwujudan cinta. Hanya saja, aku tidak pernah menyadari harga apa yang harus dibayar untuk mencintai pria seperti dirinya. Pada hari Valentine, aku memasak sendiri hidangan yang paling disukai Arthur dan menunggunya pulang ke rumah. Waktu terus berlalu, tetapi kursi Arthur tetap kosong. Dengan perasaan gelisah, aku akhirnya membuka beranda media sosial adik angkatnya, Bella Atmaja. [Mau memuji seseorang. Aku cuma bilang aku kesepian, eh dia langsung datang.] [Bahkan ketika aku nggak sengaja menumpahkan anggur ke tubuhnya, dia sama sekali nggak keberatan. Arthur memang orang yang selalu menempatkan keluarga di urutan pertama. Meski kekasihnya diabaikan, dia tetap nggak pernah mengecewakanku. Terus pertahankan seperti ini.] Di dalam foto itu, bagian pinggang kemeja Arthur basah kuyup. Sapu tangan di tangan Bella bergerak dengan berbahaya di area paling intim tubuh pria itu. Arthur tidak menghindar. Dia hanya menatap Bella dengan tatapan penuh kasih dan memanjakan. Aku tidak membuat keributan apa-apa. Aku hanya memberi tanda suka pada unggahan Bella itu. Kemudian, aku mengirim pesan kepada Arthur. [Kita putus saja.] Seperti biasanya, Arthur mengabaikan pesan itu. Belakangan barulah aku tahu, saat pesan putusku muncul di ponselnya, Arthur hanya merespons dengan nada santai. "Valerie Winata nggak mungkin bisa hidup tanpa aku. Dia cuma lagi ngambek, hanya pura-pura doang kok. Kalau dibiarkan beberapa hari, dia akan kembali sendiri ke sisiku. Dia itu memang gampang dibujuk." Arthur tidak tahu, selama ini aku mudah dibujuk hanya karena aku mencintainya. Namun setelah aku memutuskan untuk pergi, tidak peduli bagaimana Arthur berusaha membujukku, dia tidak akan pernah lagi bisa membuatku kembali.
Short Story · Mafia
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Flores Murcham sob a Lua, Espinhos Florescem na Escuridão

Flores Murcham sob a Lua, Espinhos Florescem na Escuridão

Na véspera do meu noivado, uma notícia bombástica explodiu nas redes sociais: a sugar baby do meu noivo tinha acabado de dar à luz. O escândalo estava em todo lugar. Antes mesmo que eu pudesse confrontar Thiago Monteiro, ele se antecipou a explicar com a calma de quem não devia nada: — Isso não passa de um acidente. Concentre-se no jantar de noivado. Além disso, seu pai está em estado terminal. Cancelar essa união agora não seria vantajoso para nossas famílias. Naquela noite, Thiago sequer apareceu no jantar. Em vez disso, postou no Instagram uma foto do recém-nascido. — Tenho cuidado do bebê, então não tenho tempo para você. Na minha família, há gerações só nasce um herdeiro por vez. Essa criança é muito importante. — Disse ele, limpando a boca do bebê com delicadeza, sem culpa. — Mas fique tranquila. Quando o bebê completar um mês, mando para a Inglaterra. Em ocasiões importantes, você pode aparecer como mãe dele. O título de Sra. Monteiro será sempre seu. Fixei o olhar na aliança idêntica à minha, agora um símbolo vazio. Soltei uma risada amarga: — Thiago, é melhor cancelarmos o noivado. Ele riu, carregado de desdém: — Vai causar tudo isso por bobagem? Pare de agir como criança. Sem hesitar, encerrei a videochamada e disquei o número particular de Henrique Monteiro, pai dele. — Ouvi dizer que procura uma nova esposa. Que tal considerar a mim? — Perguntei, acariciando meu ventre com um sorriso irônico. — Tenho fertilidade invejável. Quantos filhos quiser, posso dar. "A família Monteiro sempre teve tão poucos herdeiros que chega a ser melancólico. Acho que está na hora de eu garantir que Thiago ganhe mais alguns irmãos para animar as coisas."
Short Story · Romance
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
isa Pala akong Batang Bilyonaryo

isa Pala akong Batang Bilyonaryo

Isang Batang Lalake ang Nabuhay na Mag isa, Dahil ang kaniyang magulang Ay namatay nang si Brayan Brilliones Ay 8 Years Old Palang, at Tanging mag bubukid ang kaniyang kinabubuhay habang nag Aaral si Brayan Brilliones, bago ito pumasok ng School, si Brayan ay nag titinda muna ng mga Gulay at Prutas na tanim nito sa Kaniyang Bukid kaya sa Araw araw na ginagawa ni Brayan ito, si Brayan ay nakapag Tapos ng 4th Year High School pagkalipas ng ilang araw, tuloy tuloy si Brayan sa kaniyang kasipagan habang naka iipon ito para sa kaniyang kinabukasan hanggang isang Araw, nagbago ang buhay ni Brayan simula nang nag Invest siya nung Bata pa lang siya sa isang Crypto Currency ng FTNS Corporation na ang Value nuon ay 0.01 Sentabos lang, ngunit pagkalipas ng ilang taon, ang Pera na Inimvest ni Brayan ay umabot ng 99 Trillion Pesos dahil ang value ng Crypto nya dati ay umabot na sa 330,000 pesos ang Value Ang Ama ni Brayan Brilliones ay isang napaka husay Fighter sa kanilang Lugar, ngunit ang Ama ni Brayan ay hindi kaylan mab sumasali sa mga Tournament, kaya mas pinili nalang nito ang maging Coach isang Araw si Brayan ay isinaman ng kaniya Ama sa Studio na kaniyang pinag Tuturuan, habang may Lumapit sa kaniyang Ama at binigyan siya ng isang Treasure Map, kaya ng Magtatanong pa si Zaldy Brilliones ang Ama ni Brayan, ay bigla nalang ito nawala, ngunit ang hindi alam ni Zaldy Brilliones, si Brayan ay Binigyan ng Matanda ng isang Magic Item, ito ang Red Brilliant Stone na Singsing may Apat na uri ng Brilliant Stone, ito ang Black, Blue, Green at ang pinaka Malakas sa lahat ng Brilliant Stone ay ang Red Brilliant Stone ni Brayan kaya naman si Brayan Brilliones ang Pinaka Mayaman at Pinaka malakas sa Kasaysayan
Fantasy
9.548.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Hola Ex, Ahora Soy tu Madrastra

Hola Ex, Ahora Soy tu Madrastra

En vísperas de la boda, la noticia de que la amante del prometido había dado a luz se volvió un escándalo. Julian Espinoza no esperó a que yo lo confrontara y habló con indiferencia. —No fue más que un accidente. Tú encárgate primero de la fiesta de compromiso. —Además, tu papá está en fase terminal de cáncer de estómago. Cancelar la alianza ahora no le conviene a ninguna de las dos familias. Esa misma noche faltó a la cena de compromiso, pero en sus redes sociales subió la foto de un bebé envuelto en mantas. Cuando marqué una videollamada, apareció dándole de comer con un biberón al recién nacido. —Últimamente estoy cuidando al niño y no tengo tiempo para ti. Ya sabes, en mi familia solo queda una rama masculina, el hijo es prioridad. Limpió la leche de la comisura de los labios del bebé y añadió: —Pero tranquila, cuando cumpla el mes lo mando a Inglaterra. En las fiestas importantes basta con que te muestres como si fueras su madre. El lugar de señora de la familia Espinoza siempre será tuyo. Yo me quedé mirando el anillo en su dedo anular, idéntico al mío, y solté una risa. —Este compromiso queda anulado. Él bufó con frialdad: —Armas tanto escándalo por una tontería. No seas tan caprichosa. Colgué de golpe la videollamada y marqué al número privado de su padre. —Dicen que anda buscando nueva esposa, ¿por qué no me considera a mí? Acariciando mi vientre, solté una risa baja: —Después de todo, tengo facilidad para embarazarme; los hijos que usted quiera, se los puedo dar. Qué soledad la de una familia con un solo heredero. Yo misma le daré varios hermanos para que al menos haya ruido en la casa.
Short Story · Romance
5.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Bukan Aku Orangnya

Bukan Aku Orangnya

      Aku tidak pernah menyangka akan berada di titik ini. Menikah dan menjalani rumah tangga tanpa adanya rasa cinta di dalamnya. Pernikahan yang kujalani karena dijodohkan oleh wanita yang katanya melahirkanku. Wanita yang selalu memperlakukanku layaknya robot dan dia yang memegang kendalinya.  Seperti aku yang masih berusaha melepas rasa untuk seseorang yang sekarang entah dimana,  begitu juga dengan Mas Zayn, suamiku, yang tak pernah kurasakan kehangatan cintanya. Awalnya kukira, aku tidak merasakan cinta itu karena hatiku yang masih dibelenggu masa lalu. Namun, ternyata aku salah. Aku tidak merasakan cinta itu bukan karena diriku, melainkan karena memang dia tidak mencintaiku.  Malam itu aku mendapati Mas Zayn  menangis sambil memandangi sebuah foto yang aku tak tau itu siapa. Hingga aku bertekad mencari tahu segalanya. Satu persatu kenyataan mulai terungkap, dan aku sempat menyalahkan diri sendiri. Ada keinginan untuk menyerah, tetapi …apa dayaku? Aku tak bisa mengambil keputusan besar itu, jika dia si Pemegang Remot tak memberi izin untuk robotnya ini. Rasa panas menjalar di pipiku ketika lima jari mendarat indah di sana. Gesekannya meninggalkan bekas merah, sama persis dengan apa yang dulu kurasakan setiap kali menyebutkan keinginanku. “Jangan bikin malu keluarga!” Teriaknya kala itu. “Kamu kira menjadi janda itu menyenangkan? Kalau kamu cerai sama Zayn, siapa yang bakal membiayai kehidupan kita, ha? Siapa yang akan membiayai kuliah dan sekolah adik-adikmu?” Tatapannya nyalang, mengunci pergerakanku. Dadanya naik turun bersamaan dengan mengetatnya rahang membuat nyaliku ciut seketika. Dia, wanita yang kupanggil Ibu itu tak pernah berubah, dan aku tahu seperti apapun aku berusaha baginya aku tak seberharga itu. Aku tak akan diberi celah sedikit pun. Lalu aku harus apa? Bertahan membuatku semakin terluka. Tuhan … sebegitu buruknya kah aku, sampai aku tak pernah layak dicintai? Aku hanya ingin bahagia, meski tak ada yang menaruh cintanya untukku. Apa itu mungkin?
Rumah Tangga
1022 viewsOngoing
Read
Add to library
I Choose to Love Me

I Choose to Love Me

My family hates me for causing my brother's death. From then on, I become a child no one loves. Meanwhile, my cousin, Evelyn Green, who looks like my brother, becomes the apple of my parents' eyes. From the age of ten to 18, my days are a cycle of beatings and forced apologies. On my 18th birthday, Evelyn wears a gorgeous gown and basks in everyone's adoration, while I'm shoved around in a maid's uniform and hit like I'm not even human. In my darkest moment, Morgan Oakley, the mafia boss, saves me. He takes me home, and step by step, wins his way into my heart. Because of him, I learn what love can feel like. He treats me like a treasure and promises me forever. However, on the day we're supposed to register our marriage, he keeps me waiting for a whole day and night. He never shows up. As I'm about to leave, my phone starts buzzing. A text from Morgan pops up. "Jasmine, I'm sorry. I ran into an enemy and couldn't make it to the city hall. A storm's coming, so make sure you get home quick!" My heart clenches in panic. I'm about to text back and ask if he's okay when Evelyn's message comes right after his. "Jasmine, I'm the one he loves. He skipped marrying you today because of me. You must be devastated, right?" Then, she sends a video. In it, Morgan holds her gently, his voice soft as he comforts her. "Evie, don't cry. You once saved my life, so I'll do anything for you. If you don't want me to marry Jasmine, then I won't. I love you. I only took her in so I could keep her close. That way, she'd be right there when you needed blood." My parents were off to the side. They chimed in tenderly, "Don't cry, Evie. Morgan loves you. He only pursued Jasmine because of your condition. You have a coagulation disorder and need transfusions of Rh-negative blood whenever you get hurt." I stagger back when I hear that, dropping my phone to the ground. So, Morgan's sudden passion is laced with poison. He only pretends to love me just so he can turn me into Evelyn's walking blood bank! Everyone goes to so much trouble to hide the truth from me just so Evelyn doesn't need to suffer from her condition! Rain mixes with my tears as they slide down my face. I stare at my phone on the pavement as bitterness floods me. A thought forms—I want to leave them forever. I want to disappear so they'll never find me again.
Short Story · Mafia
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
293031323334
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status