Suamiku yang dari Desa Ternyata Kaya Raya
Disetiap obrolannya dengan Hendra, pasti Hendra menyematkan kata-kata entah penghinaan yang ditujukan pada kami ataupun ia memamerkan barang miliknya yang katanya mahal, tetapi respon mas Umair hanya tersenyum dan sesekali menanggapinya, namun masih dengan keadaan tenang.
Sebenarnya apa dirinya tidak merasa sakit hati setiap hinaan dilontarkan pada dirinya? Aku saja baru melihat orangnya sudah kepengen memelempar batu lantas melarikan diri.
"Kamu itu sudah beristri Mair, harusnya lebih maju dikitlah, kasihan istrimu," kata Hendra pada mas Umair. Sok bijak sekali satu orang ini.
"Rejeki 'kan sudah diatur, aku juga sudah banyak berusaha, tinggal Allah maunya gimana," balas mas Umair yang terde
Hot Chapters