Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

"Nggak, jangan .... Empat orang terlalu banyak, aku nggak sanggup." Di dalam bus malam itu, empat rekan kerja suamiku menekanku ke kursi dan merenggangkan kedua kakiku dengan paksa. Salah satu pria yang berdiri di depanku melepas ikat pinggangnya, lalu menyabetkannya dengan keras ke pantatku. "Buka kakimu! Perempuan kayak kamu memang pantas puasin kami." Kemudian, dia merobek paksa celana dalamku yang sudah basah kuyup ....
37.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as game 18 +
Read
+Library
Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar. "Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.
10406.7K viewsCompletedAdded to Library 13.8K Times as game 18 +
Read
+Library
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Pada ketinggian sepuluh ribu meter. Kedua kakiku terbuka lebar, bersandar pada dada yang bidang dan keras, membiarkan "area sensitif" yang butuh ditenangkan milikku terekspos tanpa penutup. "Pelatih, aku ... aku lupa melepas mainan itu, rasanya sakit sekali." Jemari yang terbungkus sarung tangan hitam legam mulai meraba masuk. "Aku akan membantumu mengeluarkannya sekarang dan meredakan rasa sakitmu. Kamu mau?"
1.7K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as game 18 +
Read
+Library
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

"Boneka baru di tempat ini mantap banget! Nggak cuma mirip manusia asli, bagian belakangnya bahkan bisa basah." Aku berniat menangkap basah perselingkuhan, mengikuti suamiku ke sebuah tempat pijat. Tapi, tanpa sengaja kepalaku tersangkut di pagar, pantatku terangkat tinggi, celana dalam terlihat jelas. Alhasil, aku dikira mainan baru yang baru dikirim ke toko ini, lalu dipermainkan seenaknya. Paha dan pantatku yang terbuka pun dimainkan orang-orang. Aku meronta, ingin orang di belakangku sadar bahwa aku manusia sungguhan. Aku juga takut ketahuan suamiku. Di saat aku bimbang seperti itu, tangan orang di belakang menyentuh pusat sensitifku. Dalam sekejap, sensasi itu membuatku mengerang, cairan panas meliap dari belakang membasahi tangan pria itu.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as game 18 +
Read
+Library
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
7.5K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as game 18 +
Read
+Library
Permainan Kejam Suamiku

Permainan Kejam Suamiku

“Nak, bukan begitu caranya….” Setelah mengalami kecelakaan, anak tiriku jadi seperti anak kecil berusia tujuh delapan tahun. Suamiku ingin meneruskan garis keturunan, jadi dia mencarikan istri untuk anaknya, seorang gadis yang juga mengalami keterbatasan dalam perkembangan mental. Namun, mereka berdua terlalu polos, sama sekali tidak tahu cara menjalani kehidupan suami istri. Aku yang harus mengajari menantuku, bahkan sampai harus memberi contoh langsung pada anak tiriku….
4.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as game 18 +
Read
+Library
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Di dalam ruang bioskop pribadi yang remang-remang, ayah tiriku ajak aku nonton film dewasa, katanya ini adalah hadiah untuk tandai kedewasaanku. Lihat adegan di layar, ada seorang pria dan wanita larut dalam kenikmatan, tubuhku mulai terasa gatal dan gelisah. Nggak sadar, aku rapatkan kedua paha yang telah basah, berusaha tahan sensasi seperti aliran listrik yang menggetarkan. Lihat wajahku yang memerah, ayah tiriku mendekat di antara kedua kakiku, lalu tanpa ragu tarik celana dalamku. “Sayang, biar ayah tirimu ini ajarkan kamu gimana jadi wanita seutuhnya. Kamu akan nurut, kan?” katanya pelan. ……
29.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as game 18 +
Read
+Library
Main Gila Satu Malam Bersama Menantuku

Main Gila Satu Malam Bersama Menantuku

"Jangan begitu, kita benar-benar nggak bisa begitu, aku ini ibumu..." Karena pernah mengalami kecelakaan, suamiku tidak bisa melakukan kegiatan biologisnya, hal ini sering membuatku menderita dan menangis tersedu-sedu di tengah malam. Putriku sangat mengasihiku, dia bahkan meminta menantuku datang dan membantuku mengatasi kebutuhan khusus ini. Saat tengah malam sewaktu suamiku sudah tertidur lelap, menantuku bahkan naik ke ranjang dan menindihku. "Kamu! Cepat turun! Ayahmu..." Melihat suamiku yang tertidur pulas, mulutku memang menolak tidak mau, tetapi badanku... "Ayah nggak akan terbangun, tenang saja." Begitu dia mengatakannya, langsung mengangkat kedua pahaku dengan kasar.
20.5K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as game 18 +
Read
+Library
Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Di tengah malam, aku berlutut lemas di ambang jendela, terengah-engah dengan napas berat, dan air liurku menetes tanpa bisa kucegah. Di belakangku, teman sekelas anakku dari sekolah olahraga itu merobek stoking hitamku dengan kasar, lalu meraba pantatku yang bulat dan montok. Dia mencengkeram rambutku erat dan berbisik dengan nada menggoda, "Tante, apa anakmu tahu, kalau kamu seliar ini?" Tepat saat itu, ayahnya juga masuk. "Nak, kamu masih kecil, banyak hal yang belum kamu pahami. Ayah akan mengajarimu..."
4.7K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as game 18 +
Read
+Library
Aku dan Pelatih Renangku

Aku dan Pelatih Renangku

“Pelatih ... pelan-pelan ....” Terdengar desahan manja seorang wanita dari ruang ganti sebelah. Kriet ... Kriet .... Meja dan kursinya berguncang keras. Bersamaan dengan itu, terdengar juga suara rendah seorang pria. “Dasar jalang kecil, teriak lebih keras lagi!” Disusul dengan suara hantaman yang semakin keras. Ketika aku masih asyik menjadi penonton, tanganku refleks meraih ke bawah dan meremasnya kuat-kuat .... Saat itu aku belum tahu, tak lama lagi aku juga akan menjadi salah satu orang yang menjerit liar di ruang ganti itu.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as game 18 +
Read
+Library
PREV
1
...
1920212223
...
41
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status