Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

Henry Hafidz
Di masa Dinasti Han, satu perkampungan dilanda kepanikan karena serangan lipan raksasa. Penguasa setempat yang panik, meminta tolong pada seorang pertapa bernama Yudhistira. Yudhistira pun mengutus murid-muridnya untuk menangani masalah ini. Tiga murid Yudhistira bernama Yuanrang (Xiahou Dun), Miaocai (Xiahou Yuan) dan Mengde (Cao Cao). Mereka adalah remaja yang berasal dari daerah Qiao. Dari Yudhistira, mereka mempelajari banyak ilmu. Pertarungan, seni perang, filsafat, politik dan pengendalian elemen alam. Tiga remaja ini menjalankan perintah dari gurunya untuk membunuh lipan raksasa yang tinggal di hutan. Seiring mereka menjalani misi, mereka mendapatkan banyak misteri yang harus diungkap untuk menghentikan kedatangan monster dari utara. Sanggupkah mereka? Kisah ini terinspirasi dari game berjudul Wo Long: Fallen Dynasty. Kisah ini adalah bagian dari Manipulator Universe yang menceritakan masa lalu dari tokoh bernama Xiahou Dun
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai game fate
Baca
+Pustaka
Sistem Penakluk Heroine

Sistem Penakluk Heroine

Arya, seorang remaja biasa, mati secara tragis dan terbangun kembali di dunia fantasi bernama Libra. Namun ia tidak reinkarnasi sebagai pahlawan… melainkan Arthur Pendragon, karakter tragis dalam game yang dulu sering ia mainkan. Arthur ditakdirkan mati muda karena cinta terlarang dengan sang ratu. Tapi kali ini, nasib tidak memberinya pilihan. Sebuah suara sistem bergema di kepalanya: [Misi Utama: Taklukkan seluruh heroine di dunia ini] [Kegagalan: Jiwa disiksa selamanya di Neraka Abadi] Dengan pesona A+ yang bisa memikat siapa saja, namun tubuh yang lemah, Arthur harus berjalan di atas garis tipis antara cinta dan kematian. Setiap tatapan, setiap kata, bahkan setiap senyum bisa menjadi awal jalur obsesi… atau tragedi. Di dunia di mana bangsawan, saint, dan ratu agung bergerak dalam intrik politik, Arthur hanya punya satu pilihan: menulis ulang takdirnya sendiri. ⚔️ Apakah ia mampu menjinakkan para heroine yang bisa menyelamatkan sekaligus menghancurkannya? 🔥 Atau justru tenggelam dalam jerat obsesi sang ratu dan harem berbahaya yang ia bangun sendiri?
952 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai game fate
Baca
+Pustaka
LOVERS AT CHRISTMAS EVE 1

LOVERS AT CHRISTMAS EVE 1

Daniel and Stefany had been friends since childhood. They seemed inseparable, always spending time together, playing and having fun to create beautiful memories that they would remember in their adulthood. Especially when Christmas arrived, Daniel and Stefany always made appointments to meet at an old church in the village to spend Christmas Eve together by playing snowball fights, lighting fireworks and creating snowmen. As teenagers, they became more intimate and the seeds of romance began to emerge between them. However, because they were comfortable with a very close friendship. It made Daniel and Stefany deliberately keep their feelings of affection in their respective hearts. Until one day Daniel plucked up the courage to express his love for Stefany. But unfortunately the girl's family had moved to the city, and left the village where they had been living. Years passed, Daniel kept waiting for Stefany to return to the village. He always waited for the girl to come and meet him in front of the gate of a church every Christmas. But Stefany never came. What is Daniel's fate next? Will the man be able to forget his childhood love? Where has Stefany been all this time? Will they meet again? Curious about the continuation? Come on ... please read!
10512 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai game fate
Baca
+Pustaka
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Aku hidup lagi. Di detik kesadaran itu, aku bingung untuk tidak merasa bahagia atau harus merasa bahagia, karena mengulang waktu dan kini merasa terhantam rasa malu yang menusuk hingga ke tulang dimasa lalu. Aku, Eleanora de Villon, putri dari keluarga Duke Villon, telah mati di kehidupan sebelumnya di tangan pria yang kucintai—Putra Mahkota. Alasannya sederhana sekali "Aku kejam" Setiap air mata wanita yang kusebabkan, setiap hinaan yang kuucapkan, setiap langkah manipulatif yang kuambil—semua itu adalah Tinta Merah Takdir yang kini kulihat dengan mata kepedihan. Aku berhak dibenci. Aku pantas mati. Kesempatan kedua ini, seperti anugerah untuk memperbaiki takdirku, namun perasaanku tidak bisa bohong karena terasa seperti hukuman untuk mengingat kembali semua kebusukanku dan kematian atas apa yang aku perbuat sebelumnya. Baik! Tujuan hidupku kini hanya satu "Menghapus Tinta Merah itu" dan mati dalam damai, tanpa mengulang kesalahan. Dengan hati yang campur aduk itu mampukah Eleanora menuliskan kisah takdir yang suci, ataukah ia hanya akan kembali ternoda oleh The Erased Red Ink of Fate?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai game fate
Baca
+Pustaka
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwarna merah muda dengan aksen renda. Sudahlah aku repot-repot memesannya diam-diam lewat market place online. Prily justru membiarkan gamis beserta coklat yang kupesan khusus untuknya tergeletak di meja. Ck, kenapa perempuan susah sekali dimengerti. Sungguh membuatku frustrasi saja. Lebih baik bermain game dari pada terus memikirkan hal-hal yang hanya memancing emosi. ~ Di sore hari Prily biasanya akan berdiri di atas balkon. Aku sudah hafal dengan kebiasaannya. Kamar kami mengarah ke lapangan, yang biasa dipakai anak-anak kompleks untuk bermain di pagi dan sore hari. Prily tak pernah melewatkan melihat canda tawa mereka di balik jendela, barang sekali. “Mau sampai kapan berdiri di situ,” tanyaku sembari memakai kaus lengan pendek, lalu mengeringkan kepalaku dengan handuk. Prily segera mendekat lalu tangannya begitu cekatan menggosokkan handuk itu ke kepalaku. “Padahal aku punya hair dryer loh, Mas bisa pakai kalau mau.” “Kamu saja yang pakai, aku tidak perlu lah. 10 menit juga kering.” Mampukah Prily bertahan dalam pernikahannya dengan Arjuna yang serba perhitungan? atau memilih pergi saat cinta pertamanya? Dia Akbar, pria kaya raya, yang ia kira telah lama mati, justru hadir kembali.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai game fate
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status