Cinta Karena Ciuman
Suara sally serak sambil memegang erat ponselnya
Ia membenamkan wajah ke bantal, berusaha membunuh suara Vino yang masih menggema di ingatannya, sembari berharap esok pagi ia bisa bangun sebagai wanita yang hanya melihat Andrew di matanya.
Di sisi lain Vino yang menunggu balasan dari sally.
Vino menyesap sisa kopi yang sudah mendingin, pahitnya menjalar hingga ke pangkal lidah, namun tak mampu menandingi getir di dadanya. Ia menatap lampu-lampu kota yang berkelip seperti janji-janji yang tak pernah ditepati. Di sana, di salah satu titik cahaya itu, ada Sally—wanita yang jaraknya hanya hitungan menit, namun terasa beribu-ribu tahun cahaya untuk digapai.
Bab Populer