PEMBALASAN DEWA MAUT
Di atasnya, terhampar batu andesit purba, yang ditengahnya terdapat altar pengukir sumpah, ditandai oleh lubang-lubang kecil yang konon merupakan jejak Prana dari para leluhur raja-raja Sunda.
Di sana, Tumenggung Kalabendu telah menanti, tidak ada pengikut. Ia hanya mengenakan pakaian yang lebih sederhana—jubah kain hitam, dengan keris pusaka diselipkan di pinggangnya, seolah hendak melakukan duel tradisional seorang pendekar terhormat.
Angin samudra menderu, memecah hening dan membawa aroma asin yang menusuk hidung.
Bab Populer