Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Duri Pernikahan

Duri Pernikahan

Aku baru saja membuka studio yoga, dan menerima beberapa murid baru. Di antara murid-murid baru itu, ada seorang murid yang punya tubuh paling lentur dan cantik menggemaskan. Aku pun lebih memerhatikannya daripada murid yang lain. Namun, siapa sangka kalau muridku itu bertingkah genit setelah bertemu suamiku, bahkan mulai menggodanya. Muridku itu juga mulai berani menyindirku. "Kudengar, ada banyak istri orang kaya yang dulunya orang biasa, sengaja ikut kelas pelatihan sosialita supaya terlihat seperti perempuan dari keluarga kaya. Mereka biasanya wajib ikut kelas yoga. Lalu sengaja menggoda pria, ini benar-benar penghinaan bagi yoga itu sendiri!" "Pak Nathan, sebagai investor studio yoga ini, sebaiknya Bapak amati baik-baik. Instruktur biasanya hanya membimbing murid laki-laki, bahkan kadang mereka berdua masuk ke ruang istirahat, dan baru keluar setengah jam kemudian ...." Suamiku jadi mencurigaiku karena fitnah tidak berdasar tersebut. Aku dan suamiku cekcok beberapa kali hingga pernikahan kami berada di ujung tanduk. Aku pun memutuskan untuk mengeluarkan muridku yang satu itu dari studio yoga, dan menyuruhnya mencari tempat lain. Tapi suamiku malah membelanya, dan memintaku yang pergi dari studio ini. Saat aku sedang marah besar karena masalah ini, muridku itu malah mendatangiku dengan perut yang sudah membesar, memintaku melepaskan suamiku. "Pak Nathan berasal dari keluarga kaya, mana mungkin dia nggak mau punya anak sebagai pewarisnya kelak? Bu Nada kan sudah berumur, jadi sebaiknya mundur dan lepaskan Pak Nathan." Aku tersenyum, "Baiklah, aku akan melepaskannya." Tapi siapa sangka? Kalau ternyata Nathan punya banyak hutang hingga puluhan juta, bahkan dinyatakan mandul.
Short Story · Romansa
3.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
Romansa
10636 viewsOngoing
Read
Add to library
Un baiser ardent

Un baiser ardent

La première période de chaleurs après ma transformation en loup-garou, mon petit ami Florian a rompu avec moi. Je n'arrêtais pas de pleurer, non pas parce que j'étais triste, mais parce que la douleur des chaleurs était sur le point de m'engloutir. J'ai tiré désespérément sur sa manche, essayant de l'embrasser de force pour apaiser ma souffrance. Mais il m'a poussée avec impatience vers son frère en disant : « Mon frère, Camille a trop bu et ne pouvait pas se contrôler, peux-tu la calmer pour moi ? » En voyant Louis s'approcher, mon petit ami a ajouté à voix basse : « Louis, garde un œil sur elle, ne laisse aucun autre homme s'approcher. Je romps juste temporairement avec elle, mais une fois que j'en aurai assez de m'amuser, je reviendrai avec elle. » Louis a hoché la tête, m'a portée dans la voiture et m'a consolée avec douceur : « Tu souffres beaucoup ? » Incapable de supporter la douleur des chaleurs, j'ai attrapé sa cravate en pleurant et l'ai supplié : « Aide-moi... » Les pupilles de Louis se sont rétrécies, sa voix était rauque : « Comment veux-tu que je t'aide ? » J'ai collé mes lèvres aux siennes et ajouté : « Embrasse-moi... ou laisse-moi t'embrasser. » À la fin de ce baiser passionné, ma souffrance s'est largement apaisée. J'ai regardé Louis, dont le bout des oreilles était rouge, et j'ai de nouveau attrapé sa cravate. « Peux-tu me raccompagner chez moi ? »
Short Story · Loup-garou
1.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
Romansa
1024.5K viewsCompleted
Read
Add to library
L'escorte girl de Nel Campbell

L'escorte girl de Nel Campbell

L'escorte girl de Nel Campbell Résumé Déjà à 30 trente ans Nel était déjà un multimilliardaire très renommé en Mexique, d'origine anglais precisément d' Ecosse ,il était un homme vraiment charmant doté d'une beauté glaciale avec un comportement vraiment horrible.. Disons qu'il n'était pas ainsi auparavant mais compte tenu de son passé il était devenu autre chose.. Eh oui dans le passé il était un don Juan,un insouciant qui faisait n'importe quoi et qui dilapidait l'argent de ses parents.. Il se rappellait comme si c'était hier de cette soirée où il avait séduit une jeune fille pour qu'elle puisse prendre un verre avec lui,elle était tellement innocente et peureuse,il l'a voulait ,du coup il avait commencé par jouer le jeu de la séduction,il lui avait promis ciel et terre d'une telle manière que cette dernière s'était laissé aller,au bout d'un moment ils avaient tellement bu ,qu'à la fin ils s'étaient retrouvés dans le lit à faire l'amour.. Il était conscient qu'il avait fait une grave erreur,il n'aurait pas dû mentir à la jeune femme,il n'avait pas le droit de partir ainsi .. Depuis cinq longues années il n'a toujours pas digéré ni oublié cette nuit,il s'en voulait tellement d'avoir profiter de la naïveté de cette petite.. Habitué à prendre des filles escorte girl à chaque soirée où il était convié, un soir il fit la connaissance d'une escorte girl qui ressemblait très pour très à la jeune femme de son passé.. Tout se corsait encore plus pour lui quand après ses recherches il apprit que la jeune femme était celle avec qui il avait effectivement passé la nuit dans le passé et surtout qu'elle avait eu une petite fille après cette nuit ..
Romance
84.7K viewsCompleted
Read
Add to library
L'ayant choisie, il m'appelle Maman

L'ayant choisie, il m'appelle Maman

J'ai été choisie pour être la fiancée de Lorenzo, l'héritier de la Mafia. Mais lors d'un gala familial, Lorenzo a été ouvertement courtisé par Chiara, la fille d'un marchand d'armes. Chiara n'était pas comme les autres débutantes respectueuses des règles. Elle a filé à toute allure dans les rues au volant d'une voiture de sport modifiée, a utilisé un couteau de combat de qualité militaire pour couper ses cigares et a bu le whisky le plus âpre, pur. Il y avait en elle une sauvagerie indomptée, un feu dont Lorenzo n'a pas pu détourner le regard. Il s'est plaint auprès des anciens de la famille : « Comment une femme pareille pourrait-elle être notre Madre et diriger toute cette famille ? » Ses paroles ont dégouliné de mépris pour son imprudence, et pourtant ses yeux sont restés rivés sur elle, suivant chacun de ses gestes tandis qu'elle levait son verre. Puis, le jour de l'anniversaire de Lorenzo, il a annoncé son intention de faire de Chiara sa maîtresse. Chiara a refusé : « Les femmes de ma famille sont des épouses, jamais des maîtresses. Et le cœur de mon mari doit n'appartenir qu'à moi. » Lorenzo est venu me voir, la voix hésitante. « Alessia, ce n'est qu'un titre. J'ai besoin que tu le lui cèdes. S'il te plaît ? Elle ne comprend pas les traditions de notre famille et elle a fait tout un scandale à propos de m'épouser. Il faut simplement l'apaiser pour l'instant. Même si elle m'épouse, c'est toi qui continueras à gérer les affaires de la famille. » Alors que je me tenais là à essayer ma robe de mariée, une perle de cristal acérée sur le corsage m'a percé le doigt. Une seule goutte de sang s'est épanouie sur le satin d'un blanc immaculé. La robe a été ruinée, mais le mariage a eu lieu malgré tout. Si je ne pouvais pas être l'épouse de l'héritier, je suis devenue la femme du Don.
Short Story · Mafia
2.8K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
313233343536
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status