Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

, jangan pakai AKU TIDAK MENYANGKA! Ajaib sekali! Larangan menggunakan kalimat ‘Aku Tidak Menyangka’ di dalam pembicaraanku membuat aku berpikir keras untuk mencari kata-kata yang lain. Dan ternyata, tanpa aku sadari hal itu telah memotivasi aku untuk tidak mengeluh, meratap, atau menyesali nasib sendiri. Maka otomatis, tentu saja, aku terpaksa menggunakan kata-kata yang membuatku bisa bersikap lapang dada, dan mengikhlaskan segala yang telah terjadi di dalam kehidupanku.
9.615.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai janganlah mengeluh
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Behind Her Pride

Behind Her Pride

Hal-hal sederhana yang tanpa sadar mampu menjadi penangkal berbagai masalah buruk dalam hidup. Memang tidak mudah melupakan apa yang telah terjadi di belakang namun Angel memilih untuk terus melangkah dan tak berlarut-larut dalam kesedihan yang menyesatkan. Tidak apa sesekali menangis, terkadang kita memang perlu meluapkan perasaan dengan air mata. Menangis bukan tanda lemah namun itu adalah bentuk lain dari upaya mencintai diri sendiri. Mengambil jeda ketika lelah. Mengatur napas saat sesak. Menyerah ketika tak mampu. Tidak ada yang salah dengan semua itu. Setiap perjalanan pasti memiliki titik hentinya sendiri-sendiri. Selama tidak lupa untuk kembali berjalan ya nikmati saja setiap proses
9.721.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 801 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Indra Keenam

Indra Keenam

"Pikiran negatif sangat berkuasa bila diberi kesempatan, jadi jangan memberinya kesempatan." 7. "Mengeluh itu sisi lain dari pemborosan, pemborosan waktu dan energi." 8. "Pergilah sejauh mungkin dan ketika kamu tiba di sana, kamu akan melihat lebih jauh lagi" 9. "Kamu tidak dapat mengubah masa lalu dan janganlah terlalu khawatir dengan hari esok. Hari ini adalah hari yang dapat mengubah masa depanmu".
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

“Mas Dirga sekarang masih jenuh sama kerjaannya?” “Sejenuh-jenuhnya, tetap harus dikerjakan. Soalnya kalau saya berhenti, maka sia-sia apa yang saya korbankan selama ini.” Ya, begitulah sejatinya manusia. Mengeluh jalan, tapi kerja keras tetap harus terlaksana. Sejatinya tidak ada manusia yang tidak pernah mengeluh. Hanya tidak ketahuan saja. Kalau mengeluh melulu dan ujungnya bermalasan, baru itu yang menyebalkan.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Ia hanya menganggukkan kepalanya. "Saya mengerti kalau kamu sedih, bingung dan mungkin marah. Luapkan saja semua perasanmu. Kamu boleh menangis, boleh berteriak. Namun jangan lupa, bangkit juga merupakan hal yang wajib kamu coba. Tidak ada gunanya berlarut dalam duka. Kamu orang beriman bukan? Harusnya kamu percaya pada apa yang Allah janjikan. Betapapun sulitnya masalah hari ini, pasti digantikan dengan sesuatu yang lebih baik esok hari." Seperti tadi, Keira tidak menjawab. Ia hanya menganggukkan kepalanya. Tetap dengan posisi masih meringkuk nyaman dalam pelukan Rasya.
1091.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Ketika berduka, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Pun sebaliknya, ketika berbahagia, jangan terlalu senang dan mengumbar kesenanganmu. Hidup terus berputar, roda tak selamanya di atas maupun di bawah. Semangat dan jangan terombang-ambingkan oleh arus. *** Ella merasa puas atas keberhasilan rencananya. Usaha Andina bisa dia hancurkan dalam sekejap mata. Bahkan dengan tangannya sendiri.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Jangan Sesali Kepergianku

Jangan Sesali Kepergianku

“Iya.” Setelah semua yang terjadi—serta ketidakadilan yang terus-menerus menimpaku… bagaimana bisa aku tetap di sini dan membiarkan harga diriku terus-menerus dicabik-cabik? *** “Udah berapa kali Mama bilang jangan pernah bikin Naura nangis?” Mama mendorongku—hingga jatuh terduduk di kursi panjang taman samping rumah sakit. “Kenapa nggak kamu iyain aja permintaan Naura untuk tinggal lebih lama? Nggak ada ruginya juga buat kamu!”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Irish sudah bahagia bersama keluarganya, walau Irish masuk dalam keluarganya juga. "Mama tahu nggak? Saat orang punya masalah, mereka nggak butuh kata-kata sok bijak yang bikin muak kayak gitu. Mereka hanya ingin tenang, walau sekarang seperti tak ada solusi." "Galen! Mama bicara kenyataan, bukan Mama mau sok bijak, tapi kamu harus yakin. Jangan lembek! Jangan lemah, kamu boleh bersedih hari ini, tapi bukan berarti terus-menerus bersedih, nggak gitu konsepnya. Hari ini kamu boleh jatuh, tapi merangkak lah pelan hingga kamu bisa berlari secepat cheetah, walau harus terjatuh dan tersandung berkali-kali."
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 971 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Jangan Pukul Lagi!

Jangan Pukul Lagi!

Wanita itu hanya merintih dan menahan sakit. "Mas, jangan ... Mas," suara Milva parau. Dirinya mencoba memberontak. Namun, apalah daya, ia tak bisa berbuat apa-apa. Hingga pada akhirnya hanya bisa pasrah. Sudah biasa bila akan menelan air lagi seperti sebelumnya. *** "Nduk, maafkan ibumu. Kau harus menikah," ucap Ibu Milva saat beliu belum menghembuskan napasnya untuk terakhir kali.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Dia bingung, dia takut, dia khawatir. Tapi sebuah kalimat seseorang yang tiba-tiba saja terlintas di benaknya, membuatnya memiliki secercah harapan untuk tetap bangkit dan tidak berputus asa. * "Kalau kamu merasa hidup itu sulit untuk di jalani, ada baiknya, kamu itu berfikir dari sisi orang-orang yang jauh sebelum hari ini, hidupnya memang sudah susah. Coba liat, pemulung-pemulung itu, mereka mungkin mengeluh atas takdirnya, tapi mereka nggak menyerahkan, karena mereka sadar, hidup harus terus berjalan. Makanya mereka berusaha. Terus liat deh tukang sol sepatu itu, dia cuma punya satu tangan, tapi dia nggak meminta-mintakan? Karena dia tahu meminta dan mengemis itu adalah sebuah hal yang di
9.723.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 930 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status