Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan
Matanya yang biasanya tenang kini dipenuhi sesuatu yang sulit diterjemahkan—penyesalan, kebencian, atau mungkin kepuasan yang pahit.
Langkah sepatu besi mendekat, sorang perwira berdiri di ambang pintu.
“Atas titah Yang Mulia,” suaranya dingin, “tidak satu pun nama keluarga Gu tersisa di dunia fana.”
Gu Liunyi tersenyum tipis.
Sejak menyerahkan gulungan berdarah itu, dia sudah tahu akhir seperti apa yang menunggu.
“Dan seperti yang kamu minta, dua anakmu diloloskan dari hukuman asal mereka tidak menaruh dendam di masa yang akan datang.”
Bab Populer