Dead&Queen
ujarnya, mulut menyungging senyum kecil.
Dengan gerakan cepat, ia menggambar ulang seluruh konsep—garis-garis tegas, ekspresi wajah yang hidup, bahkan bayangan ketakutan di mata Alma saat presentasi tadi. Sesekali matanya beralih ke Alma, memastikan ia tidak marah.
"Kami tidak menjual produk," suara Gio dalam dan jelas, "kami menjual cerita. Dan cerita terbaik datang dari yang paling manusiawi—seperti jerawat ini." Ia menunjuk lagi ke sketsa itu.
Bab Populer