Tetangga Kos Menawan
gw terduduk di bangku ini, dan gw lihat bangku kosong di sebelah gw, bangku yang selalu ditempati Rena selama dia hidup di kost ini.
"..........hmmmmmmmphhh" gw hanya menghela nafas panjang, menahan supaya air mata ini tidak terjatuh disini, tempat dimana kesenangan dan kesedihan berbaur menjadi satu. Tidak ada lagi kopi disini, tidak ada lagi novel disini, tidak ada lagi suara gitar disini, tidak ada lagi canda tawa disini, tidak ada lagi air mata disini, hanya tersisa kesunyian. Biarlah semua itu tersimpan hanya di memory gw sendiri.