Hasrat Istriku
Ibu Ghiyas, Ratih kini mendekati Naya memegangi bahunya.
“Kamu terluka, Naya?” Ayah Ghiyas—Farhan menatapi kening Naya dengan cemas.
“Ghiyas berantem? Menang? Kalah?” tanya Arin, seolah bercanda.
Naya mengulum bibirnya. Dia harus jujur. Tak boleh ada kebohongan lagi di hidupnya.
“Mas Agi dikeroyok,” jawabnya sambil mengulum bibirnya penuh keraguan.