Hati yang Terbagi
Fatma menggeleng cepat.
"Minta anu, Bu." Perempuan itu menggigit bibir bawahnya sambil menatap Tante Irma takut.
"Anu, apa!" Bentak Tante, entah karena memang tidak tahu, atau hanya ingin penjelasan itu keluar dari mulut Fatma. Aku sendiri sudah paham maksudnya. Dan sangat bersyukur sudah berpisah dengan laki-laki itu. Ternyata selain tukang bohong, dia juga hobi celup sana sini. Berarti benar apa yang kupikirkan tadi. Yang dibawa Mas Gunawan itu mirip tisu magic dan sekaleng minuman yang membuat mabuk. Entah sejak kapan dia mengonsumsi minuman haram itu?