Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wedding And Wolves

Wedding And Wolves

Merina
“Just as pathetic as I remember you to be, sweetheart.” “I sleep with you because I’m unfortunate to be married to you so don’t bother reading between the lines.” Slapping his treacherous lips away from my own, I huff frantically. “I detest the sight of you, bastard.” He smirks throwing me against the filthy wall of the cave before whispering against my lips, “I know, sweetheart.” Fisting his shirt, I pull him in, “I’ll kill you someday for all your bullshit. The best part is I’ll be hailed as a hero for it.” I dig my nails into his side while digging my heels in his toes. Chuckling, he kissed me with a novel fervour. Too consumed with his taste on my tongue I don’t realize he had taken me off the floor. In times like these he made his hate achingly obvious by his rough groping. When after several seconds he is still ravaging my mouth, I slap his arm to gasp for air but he takes his sweet time devouring life out of me. He let me go only when my life flashes before my eyes. Caressing my hair as I huffed out puffs of air, he smirked. “Good Morning, Nafasm.” I'll remember to add getting away with murder on my bucket list. .... I had everything in life figured out and about half a year to get out of college and finally experience life (Breathy tone) but that's when Sienna, my bitch of a friend, asked me for a favor. Why the hell am I kidnapped? And what is with these people growling like rabid dogs? And please, can anyone tell me why the f*ck, AM I GETTING MARRIED TO THEIR HUNK OF A GANG LEADER WITH UNNATURAL GLOWING EYES?
Werewolf
7.34.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Asisten Sempurnaku Adalah Bos Besar

Asisten Sempurnaku Adalah Bos Besar

Leonard Arman Atmadja, CEO muda yang terkenal dingin, logis, dan perfeksionis, hanya mempercayakan jadwal kacau-balaunya pada satu orang. Alea Arananda. Asisten pribadinya yang nyaris tidak pernah salah—tenang, sopan, cekatan, dan selalu menjadi tameng bagi karyawan lain ketika Leonard berubah menjadi badai. Di kantor, Alea adalah definisi profesionalisme. Ia selalu patuh SOP, berbicara seperlunya, dan hadir kapan pun Leonard membutuhkan. Namun Leonard tak pernah tahu satu hal. Alea memiliki sisi lain yang tidak pernah ia tunjukkan di kantor. Begitu jam kerja selesai, Alea berubah total—nakal, genit, berani, bebas. Dan yang lebih besar lagi… Alea bukan sekadar asisten biasa. Ia adalah pewaris Arananda Group, salah satu perusahaan raksasa yang sering bekerja sama dengan keluarga Atmadja. Alea menyamar sebagai asisten hanya untuk satu alasan, ia ingin dekat dengan Leonard, lelaki yang diam-diam ia kagumi sejak pertemuan bisnis lalu. Hidup keduanya berubah ketika suatu malam, Leonard—yang sedang ditekan keluarganya untuk segera menikah demi menjaga citra keluarga besar Atmadja—tanpa sengaja bertemu Alea di sebuah club. Bukan Alea yang kalem dan sopan yang ia lihat setiap hari. Melainkan Alea yang asli, menggoda, liar, bebas… dan berbahaya bagi pertahanannya. Satu malam yang seharusnya menjadi “kesalahan” justru membuka pintu hubungan terlarang antara bos dingin dan asistennya. Di kantor, mereka tetap dingin dan profesional. Namun begitu pintu tertutup, hubungan mereka menjadi intens, intim, dan tak terhindarkan. Hubungan itu terus berkembang—sampai sebuah krisis perusahaan memaksa pemilik Arananda Group turun tangan. Saat itulah identitas Alea terbongkar di depan seluruh kantor. Kantor heboh. Media berspekulasi. Keluarga Atmadja menekan Leonard untuk memutuskan hubungan. Namun pada titik itulah mereka berdua menyadari. Tidak ada lagi alasan untuk menjauh. Tidak ada lagi batas posisi. Yang tersisa hanya perasaan yang sudah terlanjur terlalu dalam. Dan hubungan rahasia itu akhirnya bermuara di pelaminan—bukan lagi sebagai CEO dan asisten, melainkan sebagai dua pewaris besar yang memilih satu sama lain.
Romansa
10833 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Dean Han
Blurb : “Maaf! A-anda s-siapa?” Kanaya tersentak dengan mata membulat menyadari ia kini berada bersama seorang pria dewasa asing dalam sebuah kamar tertutup yang cukup mewah. Ia mengamati punggung kekar lelaki yang menatap ke luar jendela dan membelakanginya itu dengan tubuh dan bibir gemetar. Lalu, mengamati ranjang ukuran king size tempat ia terduduk sambil mengatupkan lutut. Lelaki itu bergeming sambil menghisap sebuah cigarret di jemari. Tak berselang lama, asap pekat mengepul ke udara, menerpa rambut model under cut-nya. Asap pekat itupun pecah di udara. Kanaya semakin gentar. Ia berupaya mencari jalan untuk bisa keluar dari tempat itu, atau lari dari lelaki misterius yang terlihat menyeramkan itu. Jantungnya berdegub kencang, tubuhnya gemetar. Ia sadar, saat ini ia sedang berada di tempat yang salah dan di dekat orang yang salah. Perlahan ia beringsut dan melangkah ke arah pintu. Namun, di saat yang sama, lelaki itu berbalik dan menatap Kanaya tajam dan dingin yang menikam. Dua netra bulat Kanaya makin membulat sempurna. “Om, siapa?” tanyanya gugup. *** Viona tidak menyangka dibalik kebahagiaannya hidup bersama Dion, ternyata memicu sebuah petaka beruntun yang harus ia hadapi. Api dalam sekam dendam seorang anak angkat yang ia cintai sepenuh hati, membawa Viona pada petaka demi petaka yang membuat ia kembali terpuruk. Kasih sayang yang ia berikan pada Kanaya tidak sedikitpun meredam dendam masa lalu Kanaya pada ibu sambungnya tersebut. Gadis itu berupaya keras memberikan hukuman yang ia pikir setimpal untuk Viona, karena baginya, Vionalah penyebab ia kehilangan kesempatan bersama ibu kandungnya. Kasih sayang yang selama ini ia rasakan dari Viona baginya hanya sebuah kepalsuan dan sandiwara. Sehingga, ia tega menggiring Vion pada petaka. Hingga, akhirnya Viona bertemu dengan seorang lelaki yang terobsesi untuk membunuh Viona secara lahir dan bathin. Mampukah Viona bertahan di antara tekanan peristiwa demi peristiwa menyakitkan itu? Siapakah lelaki yang menjadi monster menakutkan bagi Viona tersebut?
Romansa
102.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
His Don His Damnation

His Don His Damnation

"Say it," Tenz growled, yanking her hips against the hood of his blacked-out car, his hand wrapped around her throat like a necklace made of danger. Kyoline's breath shuddered as his mouth traced her jaw, his fingers sliding under the hem of her leather skirt, teasing, threatening. "Say you're mine, or I'll make you say it with your teeth clenched and your legs shaking," he hissed, dragging his tongue along her collarbone. She smirked through the haze of lust and war. "I'm not yours, Tenz... I'm just letting you play with me until someone better comes to steal me." "Someone like who?" he spat. A cold voice answered from behind the shadows. "Like me," Isaac said. And just like that... the chaos began. --- Kyoline Diego was born of blood, betrayal, and gunfire. A mafia princess with ash in her veins and a Glock in her purse. Her childhood ended the day her father-a respected Made Man-was assassinated. Left for dead, she crawled from the ruins with nothing but vengeance and two younger siblings she'd kill for. Now eighteen and jaded, Kyoline bartends for mob rats by night, runs guns for a price, and slays in gold heels by morning. Love? It's not on the agenda. Survival is. Enter Tenz Jersey-her inked-up, lie-laced mafia beau. The man who f*cks like a god and lies like a sermon. He gives her fire, chaos, and a reason to breathe. He also gives her bruises she wears like medals and promises that vanish like smoke. She tells herself he's enough. Until Isaac. Cold. Calculating. Beautiful in a way that feels like a bullet wound. He shoves her into an unmarked SUV, claims he's NYPD, feeds her lies and cannoli-then laughs while she figures out he's actually the most lethal hitman.....
Mafia
102.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Taming Mr. Arrogant

Taming Mr. Arrogant

“You think you can tame an old daddy like me?” Mr. Domenico Lombardi’s stone-like voice makes me nervous, but I’m not backing down; I know what I want. “Yes,” I added a nod to confirm it but cursed internally at my luck. I’ve never had a boyfriend, and here I am trying to tame a man old enough to be my father. It is said that the apple does not fall far from the tree. I guess I am truly Kate’s daughter. I had an internal laugh at my stupidity. He scoffed, and I responded by nodding once more while watching the darkening of the silvery gray pupils in his eyes. How come? I brush it off as his cold eyes wash over me. Domenico Lombardi’s presence makes me squirm. When I’m around him, I get the impression that I’m being judged and ignored at every turn. “How old are you?” “18” “How old is your father?” “38,” I replied truthfully. “Well, I’m 37 years old.” He stared at me; his eyes darkened again, and I became terrified. I fiddle with my nails, clipping them together as I lean back on my heels to help relieve some of the anxiety he’s causing me. “You see, I’m like a father to you, or maybe a grandfather or a great-great-grandfather. How many boyfriends have you had in your life?” “None.” He chuckled as I responded. “You see, I’ve lost count of how many ladies I’ve fucked, thousands or millions, over the centuries. You are just a little girl to me with nothing to offer; now, get lost!” “My panties made you hard!” “You think so?” “Yes,” I responded confidently. “Well, I wasn’t hard; I just have a donkey-like cock.”
Werewolf
105.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Life Wasn't Like This Once

Life Wasn't Like This Once

I've been married to Sylvia Fuller, a mafia donna, for ten years. I'm there with her in every life-and-death situation. My hands, which are meant for playing the piano, have developed calluses from using guns. They are also stained with blood from the enemies. But when Sylvia turns 28, she falls head over heels in love with Wilson Hink, the young man she's brought back from the slums. Sylvia has hidden him very well… right until the moment I bump into him accompanying her to a prenatal check-up. Mad with jealousy, I demand Sylvia for answers, but she just passes me a divorce agreement in a lackadaisical manner. "Wilson is a man of religion. He can't sire a child without getting married, so I have to give him a legitimate status. Sign this agreement, and I'll give you 40% of my shares." I refuse to give my position away, so Sylvia keeps forcing my hand. In the end, she even kidnaps my younger brother, who's paralyzed from waist down, and drags him to the spot beneath a hydraulic press. "Sebastian Chance, either you sign the agreement, or watch him get crushed. Your choice." I kneel on the ground and beg Sylvia to stop. But soon, I hear the hydraulic press being activated. It doesn't take long before I'm completely covered in my brother's flesh and blood. I end up collapsing onto the gore-splattered ground. When I open my eyes again, I realize I've gone back in time—back to the time when Wilson has accompanied Sylvia to the prenatal check-up. This time, I don't say anything. Instead, I contact a rehabilitation center located overseas before filing for a divorce and leaving Sylvia behind. But once I'm gone for real, Sylvia actually goes crazy.
Baca
Tambahkan
TERLAHIR KEMBALI: ISTRI NAKAL SANG CEO

TERLAHIR KEMBALI: ISTRI NAKAL SANG CEO

Isabela Manik, pengusaha paling bersinar di kota Athena, hidup dengan kejayaan yang membuat banyak orang iri. Namun pada puncak kariernya, publik dikejutkan oleh berita kematiannya yang mendadak. Bella mengira segalanya berakhir dalam sebuah pengkhianatan pahit—hingga saat matanya tertutup… ia justru terbangun kembali ditubuh orang lain. Ia kini adalah Zenia Ramlan, gadis desa sederhana yang dijadikan tumbal pernikahan dengan Kenzo Alberto, pewaris keluarga Alberto yang lumpuh. Dianggap tidak berguna, Namun dengan ingatan, kecerdasan, dan insting bisnis Isabela Manik, Zenia perlahan mengguncang dunia korporat. Keputusan-keputusannya yang tajam membuat publik kembali menoleh—otomatis membuat namanya melambung tinggi. Di sisi lain, Kenzo yang selama ini menjaga jarak justru mulai memperhatikan Zenia secara diam-diam. Kekaguman tumbuh, berubah menjadi ketertarikan halus yang tak bisa ia cegah. Untuk pertama kalinya dalam hidup, ia ingin melindungi seseorang. Namun Bella tidak pernah melupakan tujuan awalnya: membalas dendam atas kematiannya. Dengan kekuatan baru dan posisi yang jauh lebih strategis, ia menapaki jalan berbahaya untuk mengungkap siapa pengkhianat yang merenggut nyawanya dahulu. *** Pintu besar itu terbuka. Di baliknya, seorang pria di kursi roda memandang tanpa emosi, seolah kehadiran Zenia tidak lebih dari angin yang lewat. Namun Zenia hanya tersenyum. Senyuman kecil yang tidak pantas dimiliki gadis yang baru saja dijual keluarganya. Senyuman yang menyimpan dendam, luka… dan bahaya. “Halo, suamiku.” Suaranya lembut, tapi ada sesuatu yang membuat udara diruangan itu menegang. Kenzo Alberto mengangkat alis. Ada kilatan tajam di mata gadis itu—bukan kepasrahan, bukan ketakutan. Sesuatu yang lain. Sesuatu yang membuat naluri bertahannya menyala. Zenia melangkah mendekat, perlahan, lalu berhenti tepat di depan pria itu. Jari-jarinya menyentuh ikatan kimono satin hitamnya… dan melepaskannya begitu saja. “Jadi,” ucapnya pelan, “apa kita bisa mulai sekarang… malam pertama kita?” Untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, Kenzo Alberto kehilangan kata-kata. Entah ia yang berhalusinasi… atau gadis ini memang bukan Zenia Ramlan yang semua orang kira.
Romansa
10750 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terjerat Cinta Nona Muda Nakal

Terjerat Cinta Nona Muda Nakal

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang tak terduga, Ethan mendapati dirinya terjebak dalam sebuah situasi yang rumit dimana Ethan terpaksa menjadi bodyguard seorang gadis manja yang menyebalkan dan bossy yang bernama Adaline. Kepribadiannya yang dominan dan keras kepala membuat Ethan harus sabar menghadapinya setiap hari. Namun, yang lebih mengejutkan bagi Ethan adalah ketika atasannya, seorang tokoh misterius di balik organisasi tempatnya bekerja, menugaskannya untuk menikahi Adaline. Perintah ini seolah mengacaukan rencana hidupnya dan menambahkan beban baru yang berat. Bagaimana mungkin seorang pria seperti Ethan, yang terbiasa dengan kehidupan yang tertutup dan penuh rahasia, dapat menjalani pernikahan palsu dengan gadis yang sejak awal sulit dia toleransi? Saat Ethan dan Adaline mulai menjalani kehidupan bersama, mereka secara perlahan-lahan menemukan sisi-sisi baru satu sama lain. Di balik kepribadian manja dan tingkah laku bossy Adaline, ada kerentanan yang tersembunyi. Ethan, yang awalnya hanya ingin menyelesaikan tugasnya sebagai pengawal dan suami palsu, mulai merasakan getaran aneh di hatinya. Setiap tatapan, setiap tawa, dan setiap momen bersama Adaline membuatnya semakin sulit untuk menahan perasaannya. Namun, cinta mereka bukanlah hal yang mudah. Masa lalu gelap Ethan, yang selama ini dia sembunyikan dari semua orang, terus menghantuinya. Bagaimana dia bisa mengungkapkan cintanya kepada Adaline ketika dia sendiri belum berhasil melawan bayang-bayang masa lalunya? Pertempuran internal yang ia alami membuatnya ragu apakah dia berani mengambil risiko dan mengakui perasaannya kepada Adaline. Di antara konflik dan ketidakpastian, Ethan harus mengambil keputusan sulit. Apakah dia akan terus bersembunyi di balik perannya yang dingin dan diam, ataukah dia akan berani menghadapi masa lalunya dan menggenggam cinta yang semakin mendalam di hatinya? Kegelapan malam yang selama ini menjadi perlindungannya, kini harus dihadapinya untuk memberikan ruang bagi cahaya baru yang mungkin bisa menerangi jalan menuju cinta sejati.
Romansa
104.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

“Ayoo bangun, Sayangku,” Angga mencoba lagi, kali ini mencubit hidungku gemas. Aku membuka mata sedikit, memohon. “Mas, aku masih capek dan lemas banget. Kamu duluan aja.” Angga tertawa pelan, tawa yang membuatku ingin meninjunya sekaligus menciumnya. “Loh, kan seharusnya yang kecapekan itu aku, sayang?” godanya, matanya penuh ejekan jenaka. Mataku langsung terbuka lebar. Aku mendorong pelan wajahnya. “Enak saja kamu, ya, kalau ngomong!” Angga tertawa puas. Ia mencium bibirku singkat, sebuah sentuhan pagi yang membuat jantungku berdesir. “Yasudah, kamu tidur lagi sebentar. Aku mandi duluan, Muachhh…” Setelah mandi, kami berdua berdiri berdampingan. Keintiman semalam mengubah segalanya. Gerakan sholat Subuh kami terasa lebih sakral, diimami oleh pria yang telah memeluk jiwaku dan ragaku. Selesai berdoa, aku langsung ingin merebahkan diri lagi. Rasa lelah itu sungguh nyata. Namun, Angga menahan lenganku. “Kamu mau ke mana, Sayang?” tanyanya lembut, tangannya masih memegang tasbih. “Aku mau tidur lagi, Mas. Masih capek dan ngantuk banget,” jawabku dengan mata sayu, tanpa malu mengakui kelemahanku. Angga tersenyum teduh. “Sini, kamu tidur di sini saja. Temani aku berdzikir.” Ia menepuk pahanya yang kini tertutup sarung, mengisyaratkan tempat peristirahatan. Aku menurut. Aku merebahkan diri di pangkuannya, wangi sabun dan parfumnya menyelimutiku. Aku menutup mata, dan suaraku Angga yang merdu melantunkan dzikir menjadi ninabobo paling menenangkan. Angga menatapku yang terlelap, mukena masih menutupi kepalaku, dan damai di wajahku. Hatinya melunak, dipenuhi gelombang emosi yang tak pernah ia rasakan bersama Angel. Angel selalu sulit diajak sholat, selalu menuntut, selalu membuat drama. Putri berbeda. Dia penurut, sederhana, dan kecantikannya bukan hanya di luar, tetapi di dalam hatinya. Angga menarik napas dalam. Ya Allah, terima kasih Engkau telah menjadikan dia sebagai Istriku. Aku sungguh benar-benar mencintainya, batin Angga, sebuah pengakuan yang melegakan sekaligus menakutkan. Semoga dia adalah istri yang bisa membantuku untuk ke surga/Mu nanti, Ya Allah. Aamiin. Angga menunduk, mencium keningku
Romansa
525 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

21++ warning!!! cerita ini mengandung cerita dewasa, bijaklah dalam memilih bacaan. “Turunkan aku!” jerit Milly meronta memukul punggung Axton ketika lelaki berjalan membawanya menuju kamar rahasia di ruangan kerjanya. “Ah,” ringis Milly ia terbanting di ranjang dan kepalanya terasa pening. Sementara ia mengumpulkan kesadarannya sejenak, Axton tiba-tiba menarik kakinya membuat ia meluncur ke bawah. “Apa yang kau lakukan?!” pekik Milly histeris. Apalagi saat Axton mulai merangkak ke atasnya, menangkap kedua tangannya, mengikatnya dengan dasi yang sebelumnya diambil di atas nakas. “Menurutmu?” Axton bertanya balik di sela giginya yang menarik kencang simpulan dasi itu, lalu mengaitkannya di ranjang. Milly menggeleng diliputi perasaan panik. “Tidak. Tidak!” Axton kemudian selesai memenjarakan tangannya. Ia mengurung Milly di bawahnya dan menyeringai. “Ibumu pasti begitu menjagamu hm? Ia bahkan menyebarkan berita palsu tentang kematian putrinya sendiri. Buktinya kau masih hidup dan bertahan hingga detik ini.” Milly menatap sengit Axton. Berusaha berani walau matanya hendak melesakkan air mata. “Apa maksudmu?” “Kau dan Ibumu telah bekerjasama menghancurkan keluargaku.” “Aku dan Ibuku bukan orang seperti itu!” “Kenyataannya Ibumu menyembunyikanmu dari seluruh dunia. Kau pun turut andil dengan menggunakan benda ini untuk mengelabui semua orang.” Axton melepas masker Milly kasar dan meremasnya kemudian. Tapi selama beberapa saat ia tercenung melihat keseluruhan wajah Milly. Bukan karena paras kecantikan gadis itu. Melainkan bola mata yang dimiliki oleh Milly. Terkesan mengingatkannya pada seseorang di masa lalunya yang begitu ia rindukan. Dan Axton baru memerhatikan hal itu sekarang. Tapi secepat kilat ia menepisnya. Menanamkan di benaknya bahwa gadis di hadapannya ini adalah putri seorang wanita jalang. “Kau tidak pantas memiliki bola mata yang indah,” bisik Axton dingin. “Apa?” Namun detik berikutnya Milly menjerit, “Hentikan!” Masalahnya Axton mengoyak paksa pakaiannya tanpa ampun. Hingga bunyi kain robek berkali-kali terdengar di ruangan kedap suara itu. Menyisakan tubuh Milly yang tertutup bra hitam dan dalaman dengan warna senada.
Romansa
1010.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
323334353637
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status