Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

sahut Izza. "Siapa juga yang bilang kalau kamu gila? PTSD, Post Traumatic Stress Disorder. Jadi kamu mengalami luka batin dan trauma karena selama ini kamu mengalami banyak pelecehan harga diri dan dikecilkan orang-orang di sekitarmu karena kamu belum ada momongan. Penderita PTSD biasanya ketakutan berlebihan dan dia berhalusinasi. Kamu butuh teman, kamu butuh waktu me-time. Ayo deh besok kita ijin kerja. Aku akan ke rumahmu, kamu boleh cerita apapun ke aku, tentang sakit dan luka di jiwamu. Luapkan apapun yang mengganjal di hatimu. Nanti kalau sekiranya dengan sharing ini keadaan kamu gak membaik, aku antar kamu ke psikiater deh." Anin terlihat sangat perhatian kepada sahabatnya itu.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as sudahlah badut
Read
+Library
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

Datuk Lepu meneruskan kalimatnya. "Sudahlah prajurit ingusan! Hentikan perlawanan sia-siamu! Oh ya...kau juga perlu tahu kalau temanmu, prajurit sialan Badra itu telah jadi santapan buaya penghuni Sungai Komering hahaha...!" Mekhanai bak tersambar petir mendengar ucapan Datuk Lepu. Ia sama sekali tak percaya Badra telah dikalahkan dukun cabul itu.
1019.8K viewsOngoingAdded to Library 475 Times as sudahlah badut
Read
+Library
Menantu Bodoh

Menantu Bodoh

Lalu terdengar suara Jose menjawab, “Kakak salah tebak. Aku nggak minum susu, tapi makan madu.” “Madu apa?” “Itu….” Sepertinya Jose sedang melakukan sesuatu dan Dolin langsung tertawa cekikikan, “Dasar nakal, jangan pegang-pegang, geli….” Jose kembali berkata, “Tapi madu istriku nggak enak, lebih enak….” Belum selesai Jose bicara, Dolin langsung penasaran, “Lebih enak siapa?” Ekspresiku langsung berubah. Jangan-jangan si bodoh itu bakal membocorkannya?
107.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as sudahlah badut
Read
+Library
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

tanya Bude Piah. Aku hendak keluar kamar, tapi Ilham melarangku. "Gak usah keluar, biar diatasi ibu," kata Ilham. "Emang kenapa?" tanyaku heran. "Bude Piah itu emang gitu. Sering hutang tapi gak bayar-bayar," jawab Ilham. "Maaf ya, Mbak. Aku gak punya uang," kata Bu Minah. "Alah Minah, Ilham kan udah kerja di kantoran masak kamu gak dapat jatah. Kok jahat banget istrinya," kata Bude Piah.
1036.4K viewsCompletedAdded to Library 727 Times as sudahlah badut
Read
+Library
Budak Hasrat

Budak Hasrat

Ucapku terbata disela isak yang sudah kutahan sejak tadi. "Tuan muda tidak akan menyakitimu." Kugelengkan kepalaku. "Dia seperti monster Vika. Dia sangat menyeramkan." Mataku masih menutup karena takut. "Baiklah, tenangkan dirimu dulu. Sudah kubawakan sarapan lezat seperti kemarin. Bukankah kamu ingin menu ini lagi." Kulepaskan pelukannya, lalu wanita itu mengambil nampan yang terletak dimeja sebelah ranjang. Aku tak mau menoleh kearah lainnya kecuali pada Vika. "Aku akan menunggumu sampai selesai makan."
1014.4K viewsOn holdAdded to Library 287 Times as sudahlah badut
Read
+Library
Saat Istri Bodoh Itu Pergi

Saat Istri Bodoh Itu Pergi

Ia menatap dirinya sendiri lama, mencoba mencari sisa-sisa perempuan yang dulu masih percaya bahwa kesabaran bisa mengubah segalanya. “Bodoh,” gumamnya pelan. Kata itu selalu kembali. Kata yang orang-orang gunakan padanya. Kata yang lama-lama ia terima sebagai kebenaran. Setelah selesai bersiap, Nara turun ke dapur. Meja makan rapi, tak ada sisa sarapan. Itu berarti suaminya makan di luar lagi. Ia menghela napas, lalu mulai menyiapkan sarapan sederhana untuk dirinya sendiri. Namun baru beberapa menit, ponselnya bergetar.
819 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as sudahlah badut
Read
+Library
Bidadari Spesial

Bidadari Spesial

sahut Dirga dengan tersenyum genit. "Ya, aku percaya." Satya mengangguk-angguk. "Tapi kali ini kekuatan pradugamu salah. Kemarin kamu bilang putri pak haji itu jelek, kampungan, dan sama sekali tidak menarik. Ternyata?" "Hahahahaha!!!..." Kedua laki-laki itu terkekeh. Entah apa yang mereka berdua pikirkan, namun sepertinya sebuah rencana yang tidak benar.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as sudahlah badut
Read
+Library
Bad Duda

Bad Duda

titah Elvis tidak terbantahkan. “Manusia brengsek! Manusia paling jahat se-muka bumi! Manusia paling menyebalkan se-dunia! Arghhhhhh, kenapa aku terlibat masalah lagi dengan dia?” Edeline begitu frustrasi mengumpat-umpat sosok paling menjengkelkan di jiwanya.
1036.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as sudahlah badut
Read
+Library
Bidadari tak Sempurna

Bidadari tak Sempurna

balasku jengkel. “Gimana makanannya? Enak kan? Oh ya, kamu belum coba saladnya, enak banget loh. Kalau aku lebih suka salad sebagai hidangan penutup, karena rasa buah-buahan yang segar bisa menghilangkan lengket di mulut setelah makan berat,” katanya sambil menyuapkan salad ke dalam mulutnya. “Kamu aneh banget sih, salad kan hidangan pembuka. Kok dijadikan dessert sih? Kocak banget kamu, lucu,” aku hanya bisa tertawa melihat kelakuan anehnya.
9.93.3K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as sudahlah badut
Read
+Library
BUKAN MENANTU BODOH

BUKAN MENANTU BODOH

#BUKAN_MENANTU_BODOH #PART_31 Akan selalu ada hikmah di balik semua cobaan, seseorang yang pergi dan meninggalkan luka pasti akan tergantikan oleh seseorang yang jauh lebih baik. ______ "Assalamualaikum," salam Galih saat kami baru saja sampai di depan rumah mewah berwarna putih. "Waalaikumsalam," ucap seorang wanita tua yang berjalan pelan menuju ke arah kami.
9.5233.9K viewsOngoingAdded to Library 6.3K Times as sudahlah badut
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status