Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jeritan Malam Sang Vampir

Jeritan Malam Sang Vampir

Di malam yang gelap dan hujan deras, seorang gadis muda terbawa arus sungai deras, meninggalkan Kota Havenford yang indah. Ia tidak ingat apa yang terjadi sebelumnya. Semua terasa kabur dan gelap. Hanya suara deras air dan teriakan lembut yang terdengar di telinganya. Gadis itu, Anna, membuka mata sekilas, melihat wajah ibunya, Elena, yang tersenyum dan memanggil namanya. Lalu, semuanya menjadi hitam. Anna kehilangan kesadaran. Keesokan harinya, di sebuah istana yang terletak di pinggir hutan, Vlad, tuan muda Istana Drakon, sedang berburu. Saat mengejar seekor rusa, ia mendengar teriakan lembut. Ia segera menuju sumber suara tersebut dan menemukan Anna terbawa arus sungai. Vlad segera menyelamatkan Anna dan membawanya ke istana. Ia memanggil tabib istana untuk merawat Anna. Tabib tersebut menyatakan bahwa Anna menderita amnesia dan membutuhkan waktu untuk pulih. Vlad, yang memiliki rahasia gelap dan kekuatan supernatural, merasa penasaran dengan Anna. Ia bertekad untuk membantu Anna mengingat masa lalunya. Tapi, apakah Vlad tahu bahwa Anna memiliki hubungan dengan masa lalunya sendiri? Di istana tersebut, Anna mulai mengalami kejadian aneh. Ia mendengar suara-suara, melihat bayangan-bayangan, dan merasakan kehadiran sosok misterius. Apakah Anna akan mengungkap rahasia masa lalunya dan hubungannya dengan Vlad?
528 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
Pemulung Konglomerat 2

Pemulung Konglomerat 2

Sudah hampir sekitar 2 minggu proses pencarian dilakukan oleh tim penyelamat yang dikerahkan oleh Joe untuk mencari Angel, Samuel dan juga anak perempuan Jordi yang tak lain adalah Draniela. Angel dan Samuel melompat ke laut untuk menyelamatkan Draniela yang terjatuh dari kapal pesiar. 10 unit Helikopter dan 20 unit kapal penyelamat turun ke TKP untuk mencari mereka bertiga. Bahkan, komandan dari tim penyelamat menambahkan 10 unit Helikopter lagi untuk ikut serta dalam proses pencarian tersebut. Tapi tetap saja, tanda-tanda dari mereka bertiga belum juga terlihat sampai sekarang. Joe dan yang lainnya sudah di kembalikan ke pantai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Lalu, Helikopter unit 5 mendarat di pinggir pantai. Melihat itu, Joe, Chelsea dan yang lainnya langsung berlari menghampiri Helikopter yang baru saja tiba. “Pak! Bagaimana? Sudah ada tanda-tanda dari teman saya!?” Tanya Fanny dengan raut wajah yang tampak cemas. “Pak! Bagaimana dengan anak saya!?” Tanya Desya. Tapi, seorang dari tim penyelamat yang baru saja turun dari Helikopter itu tidak menjawab sepatah katapun. Dia hanya menggelengkan kepala dengan raut wajah yang sedih. Melihat itu, Fanny langsung lemas dan terduduk di tanah dengan wajahnya yang mulai memerah dan seketika, air matanya menetes.
9.3124.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai hiasan pinggir puisi
Tampilkan Ulasan (75)
Baca
+Pustaka
rabitapple
ceritanya udh bagus, tinggal dipoles aja dibagian alurnya biar gk terlalu bertele tele, tp yg mesti diperbaikin itu hayalan sama realitas jgn disamain, banyak2 baca novel ya thor, terutama dg latar blkang keluarga komlomerat, biar tau cara kerja penguasa itu kek gimana, SEMANGAT
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Yang Disebut Cinta Justru Menyakiti Paling Dalam

Yang Disebut Cinta Justru Menyakiti Paling Dalam

Elric sekali lagi membawa Viera menghadiri pesta ulang tahunku. Dia merangkul pinggang wanita itu sambil memperkenalkannya kepada para tamu, "Ini sahabat terbaik Solana, sekaligus rekan kerja terbaru Grup Zubir, perusahaan keluarga Solana." Jari-jariku yang menggenggam gelas sampanye memutih. Minggu lalu, Viera baru saja merebut proyek yang sudah kutangani selama tiga tahun. Elric mendekat ke telingaku dan berbisik, "Sayang, kamu harusnya berterima kasih padaku. Aku sudah membantumu menjaga persahabatan berharga ini." Belakangan, Viera memakai perhiasanku untuk menghadiri jamuan amal, menggunakan penata rias pribadiku, bahkan mewakili Grup Khadam, perusahaan keluarga Elric, dalam rapat pemegang saham. Di hari berburu keluarga, Elric membiarkan Viera menunggangi kudaku. Dia sendiri yang menyesuaikan sanggurdi untuknya, lalu berkata kepadaku tanpa mengangkat kepala, "Kemampuan berkudamu buruk, jangan menghambat semua orang." Aku berdiri di pinggir lapangan, menyaksikan mereka berdua melompati rintangan berdampingan. Para tetua Keluarga Khadam tersenyum sambil memuji, "Viera dan Elric benar-benar serasi." Saat perjalanan pulang, hujan deras mengguyur tanpa ampun. Tak seorang pun ingat kalau aku tidak punya kendaraan. Elric hanya mengirim pesan. [ Cari jalan sendiri, jangan merusak suasana. ] Aku melepas cincin tunanganku, lalu membalas. [ Oke. ] Saat layar ponselku menyala, air hujan sedang menetes turun melewati bulu mataku. Tiba-tiba, muncul pesan dari Diego. [ Dulu ... kamu terima surat cinta itu nggak? ]
287 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
The Hero of My Life

The Hero of My Life

Ayunina Sharlyn
Terpaksa menjadi anak asuh di rumah Pak Lurah karena sang ibu meninggal sementara ayah lama tak pernah pulang, membuat Lintang dan adiknya Wulan harus bersikap hati-hati. Ketika anak Pak Lurah kembali dari kota, kepedihan hidup makin bertambah. Mito bersikap kejam pada keduanya, memaksa Lintang membawa adiknya kabur ke kota. Hidup di kota, semakin berat yang dijalani, hingga Wulan sakit dan hampir tak tertolong. Seorang dokter muda yang baik hati, David, menemukan Wulan di pinggir jalan dalam keadaan sakit payah. David memutuskan menolongnya. Di sinilah, hidup baru Lintang dan Wulan dimulai. Menjadi pembantu di rumah David, demi membalas semua kebaikannya karena menyelamatkan Wulan. Dokter tampan yang baik hati itu membuat Lintang jatuh hati. Sayangnya tidak mudah mendapatkan cinta David. David yang mulai merasa hatinya terpaut pada Lintang harus berhadapan dengan Marisa, yang ternyata adalah sepupu Lintang. Pertemuan dengan Marisa membawa Lintang bertemu lagi dengan ayahnya dan terbongkarlah kisah lama hidup kedua orang tua Lintang. Disusul Listy, mantan tunangan David hadir, ingin kembali pada dokter itu. Listy berusaha menggoyahkan Lintang agar melepaskan David. Lintang harus berjuang memenangkan hati David, dan menguatkan hatinya bahwa dia layak berada di sisi dokter pahlawan hidupnya. Ikuti perjuangan Lintang dan David mengejar mimpi dan cintanya. Bahwa di setiap tragedi ada kebahagiaan menanti.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayunina Sharlyn
Hai sweet readers, kalau baca bab ketemu Dokter Thomas, kasih bocoran ya... Dokter Thomas punya kisah juga lo, di novel Antara Arnesya dan Agnesia. Penasaran kisah serunya? Udah ada cetaknya. Boleh tengok IG ayunina.sharlyn biar dapat infonya ya ...
Damara_dini
Kakk.. aku author Damara_dini anak padepokan incess Alya.. baca blurbnya bagus kak.. mau masukin ke rak.. semoga jodoh ya sama novel Kakak.. aku kasih vote Dan Kakak vote balik ya.. moga bantu nyala bintang atau rating ya..
Baca Semua Ulasan
Manipulasi Hati CEO

Manipulasi Hati CEO

dear My family untuk ibuku yang sangat cantik dan perfeksionis aku hanya ingin mengatakan obsesi mu kepada kebersihan sangat mengerikan. oh ya, sesekali kau harus mampir ke warung pinggir jalan, mereka memasak untuk pelanggan secara bersamaan. aku sudah mencoba beberapa kali rasanya sangat enak walau kau sebut menjijikkan. maaf tentang anak kesayanganmu yang dikunci dari luar sepertinya dia sedang menikmati coklat dan mengotori mulutnya. ku harap kau tidak marah saat membersihkannya. si paling irit bicara, cuek, tidak peduli pada keluarga yang kau tahu hanya berkerja dan mencari uang. ayah coba lah sesekali buka mulutmu dan bicara sesuatu. aku muak melihatmu hanya diam memperhatikan. untuk kakak laki-lakiku seperti kau harus segera ke psikiater aku takut emosimu semakin menjadi. rasa sayangmu padaku melebihi rasa sayangmu pada istrimu. overprotective mu sangat mengangguku. aku tahu karena itu kakak ipar membenci ku, tapi aku sarankan untuk tidak perlu bolak-balik ke Korea untuk melakukan operasi plastik karena sejauh apapun dokter merubahmu tidak akan menandingi kecantikanku. ku dengar kau akan melakukan inplan payudara, jangan terlalu besar aku takut benda itu pecah ketika di pegang. terakhir kakakku yang bodoh dan polos, aku ingin menyelamatkanmu tapi aku pasti kerepotan jika membawamu. nikmati saja kebersamaanmu dengan keluar problematik itu. jangan mencariku, jangan khawatir padaku, aku tidak akan kembali lagi ke rumah itu. tertanda dari anak kalian yang paling normal nadia Clarisa
408 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hari itu adalah hari ulang tahunku. Kupikir, Andre akan menemaniku ke pantai untuk menonton kembang api. Tapi, pacarku itu malah membawa wanita lain dan anak wanita itu. "Keisya repot bawa anak, tolong pengertian." "Dia nggak tahu jalan dan bawa barang banyak, jadi aku mau antar mereka ke hotel duluan." Dia mengatakannya dengan enteng, seolah sedang menjelaskan masalah sepele. Kelembutan itulah yang membuat kemarahanku tampak berlebihan dan tanpa alasan. Dia membantu mereka masuk ke dalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman untuk anak itu. Lalu dia tersenyum dan berkata kepadaku, "Aku nggak lama pasti balik lagi, jangan mikir macam-macam." Aku berdiri di pinggir jalan, menyaksikan mereka pergi seakan-akan mereka satu keluarga sempurna. Malam tiba. Angin laut terasa sangat dingin hingga menusuk tulang. Aku masih menunggu, sampai aku melihat video di akun Keisya. Andre menggendong anak Keisya sambil menonton pertunjukan kembang api di pantai. Pertunjukan itu adalah kejutan yang aku rencanakan sendiri untuk ulang tahunku. Isi komentar di bawahnya senada. [Mereka pasangan yang serasi, keluarga kecil yang bahagia.] Seseorang bertanya padanya kenapa dia tidak menjemputku. Dia tersenyum dan berkata, "Viona pengertian. Dia nggak mungkin marah." Pada saat itu, kue ulang tahunku sudah meleleh seluruhnya. Ternyata, dia bukannya tidak punya hati. Dia hanya terlalu yakin bahwa aku akan terus menunggu selamanya. Tapi, hati yang terlalu lama diabaikan pasti akan menjadi dingin. Ombak menghantam pantai. Menghancurkan ilusi terakhirku. Kali ini, aku tidak akan menunggunya kembali.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
Gadis Cantik Dan Om Ganteng Kaya Raya

Gadis Cantik Dan Om Ganteng Kaya Raya

Nadha adalah seorang gadis manis yang sejak kecil harus menelan pahitnya kehidupan. Sejak ibunya meninggal, rumah yang dulu penuh kasih sayang berubah menjadi neraka. Ibu tirinya, Ibu Yeni, dan saudara tirinya tak henti-hentinya menyiksa dan merendahkannya. Setiap hari Nadha diperlakukan bukan sebagai anak, melainkan sebagai pembantu. Ia menahan semua sakit hati itu hanya karena masih berharap mendapat sedikit kasih sayang dari ayahnya, Pak Gunawan. Namun, ayahnya terlalu lemah, lebih memilih tunduk pada istrinya daripada membela darah dagingnya sendiri. Hingga pada suatu malam yang dingin, penderitaan Nadha mencapai puncaknya. “Buang saja anak itu! Dia hanya bikin repot!” bentak Ibu Yeni. Dan benar saja, malam itu Nadha ditinggalkan sendirian di pinggir kota, tanpa uang, tanpa tujuan. Air mata bercucuran, tubuhnya gemetar, namun hatinya masih berusaha kuat. Di tengah keputusasaan itu, takdir mempertemukannya dengan Frans, seorang pria tampan yang dikenal sebagai orang terkaya nomor dua di kota tersebut. Meski hidup bergelimang harta, Frans juga menyimpan luka. Ia kerap berselisih dengan kakeknya dan tidak pernah merasakan kasih sayang dari ibu tirinya. Melihat Nadha yang terlunta-lunta, Frans tergerak hatinya. “Mulai sekarang, kamu tidak sendiri lagi. Aku ada di sini,” ucapnya tegas. Sejak malam itu, hidup Nadha perlahan berubah. Ia tinggal bersama Frans, menghadapi banyak ujian dan rintangan. Tidak mudah bagi mereka, karena bayang-bayang masa lalu selalu menghantui. Namun, Frans selalu menjadi sandaran yang menguatkan langkah Nadha. Perjalanan mereka membawa Nadha menemukan kebenaran besar—ternyata ia berasal dari keluarga Aditama, keluarga terpandang dan terkaya nomor satu di negeri itu. Pertemuan kembali dengan keluarga ibunya membuka jalan baru bagi Nadha untuk bangkit.
489 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

Matahari pagi baru saja menyelinap masuk lewat celah jendela kamar yang kacanya sudah mulai berdebu. Rina mengerjap pelan, mengusap sisa kantuk dari matanya, namun rasa lelah yang terasa di sekujur tubuhnya tak kunjung hilang. Sudah tiga tahun ia menikah dengan Dimas, lelaki yang dulu ia anggap sebagai pelindung dan harapan hidupnya, namun kini berubah menjadi beban terberat yang harus ia pikul sendirian. Dimas duduk di tepi kasur, wajahnya masam seolah dunia ini selalu berbuat salah padanya. Ia tidak pernah mau bekerja. Setiap kali Rina mengajaknya mencari pekerjaan, jawabannya selalu sama: "Pekerjaan apa yang ada di sini? Semuanya rendah dan tidak pantas untukku." Padahal, banyak tetangga yang bekerja sebagai buruh, pedagang, atau tukang ojek demi menafkahi keluarga. Dimas lebih suka duduk di rumah, merokok, dan menunggu uang datang entah dari mana. "Kamu bangun saja lama sekali, apa kamu mau kami kelaparan terus?" suara Dimas meledak, nada bicaranya tinggi dan penuh amarah, padahal Rina baru saja duduk di pinggir kasur. Rina menunduk, menahan air mata yang mulai menggenang. "Maaf, Mas. Aku cuma ingin istirahat sebentar saja, kemarin aku pulang larut malam dari tempat kerja." "Alasan saja!" Dimas menggebrak meja kecil di samping kasur, membuat barang-barang di atasnya bergetar. "Kerja, kerja, tapi uangnya tidak pernah cukup. Kamu yang tidak pandai mengatur uang, ya kan? Atau mungkin kamu menyembunyikannya di belakangku?" "Tidak, Mas... semua uang yang aku dapatkan aku berikan kepadamu dan untuk kebutuhan rumah," jawab Rina lemah. Gajinya sebagai buruh jahit memang tidak seberapa, namun ia berusaha sekuat tenaga agar kebutuhan dasar terpenuhi. Tapi Dimas selalu saja tidak puas. Uang yang ia berikan seringkali habis untuk rokok atau nongkrong bersama teman-temannya, dan saat uang habis, ia kembali marah-marah, menyalahkan Rina karena tidak memberi lebih banyak.
16 DibacaOngoing
Baca
+Pustaka
Tukang Bakso Jadi Miliarder

Tukang Bakso Jadi Miliarder

Suatu hari, ketika ia sedang melayani pelanggan di pinggir jalan, pandangannya tertumbuk pada sosok yang tak asing, Lina, kekasih hatinya. Tetapi hari itu berbeda. Di sebelah Lina, duduk seorang pria dengan penampilan yang begitu mencolok. Pria itu mengenakan jam tangan berkilauan, menaiki mobil mewah, dan berpenampilan layaknya seorang raja dalam balutan kekayaan yang mengilap. Dan yang paling menyakitkan, mereka berdua tertawa mesra, saling menggenggam tangan dengan cara yang hanya ia dan Lina lakukan. Dunia Ghenadie seakan runtuh dalam sekejap. Saat mereka melihat Ghenadie yang hanya seorang tukang bakso, tawa mereka berubah menjadi cemoohan. Pria baru Lina melemparkan pandangan menghina, menganggapnya tak lebih dari debu di jalanan, dan Lina... oh, Lina yang dulu selalu memujanya, kini ikut menundukkan diri dalam kebanggaannya, menginjak-injak harga dirinya di depan teman-teman mereka yang kebetulan ikut, memandang rendah dirinya yang dianggap miskin dan tak berdaya. Hari berikutnya, di tengah kehancuran hatinya, seorang pria asing muncul. Pria itu mengatakan sesuatu yang nyaris tak masuk akal: Ghenadie, adalah anak seorang direktur besar dan tak tertandingi. "Mana mungkin," pikir Ghenadie, "Aku hanyalah anak kampung yang hidup dari bakso, bukan pewaris kekayaan yang tak terhitung." Ia menolak mempercayai, seolah kenyataan terlalu jauh dari jangkauannya. Tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal. Mereka menyerang tanpa ampun, menghancurkan gerobak bakso yang selama ini menjadi penopang hidupnya. Ghenadie berusaha melawan, tetapi apa daya? Mereka lebih kuat, lebih banyak, dan ia terjatuh, terpukul oleh kejamnya dunia yang tak memberinya ruang untuk bernapas. Entah kenapa, kata-kata pria itu kembali terngiang di benaknya. Apakah ini semua memang kenyataan yang lebih besar dari yang ia bayangkan? Ghenadie mulai merasakan getaran aneh di hatinya, sebuah keyakinan samar yang perlahan muncul di tengah kekacauan hidupnya. Ini bukan sekadar mimpi, mungkin inilah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar penjual bakso yang tertindas. Sebuah titik balik yang bagus ...
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Malam ini adalah malam tahun baru, saat semua orang merayakan pergantian tahun, 2019 ke 2020. Namun di laut lepas, sekitar lima puluh kilometer dari pusat kota Metropolis, sebuah kapal nelayan kecil terombang-ambing di tengah badai dahsyat. Perahu kecil milik Norman Ferdian terangkat tinggi, dihantam gelombang hingga terbalik. Di atasnya ada dirinya dan putranya yang baru berusia empat belas tahun. Dua hari sebelumnya mereka berlayar menangkap ikan, berharap kembali tepat waktu untuk merayakan tahun baru, namun takdir berkata lain. Ketika Nathan tersadar, tubuhnya basah kuyup dan terasa berat. Ia terbaring di pasir dingin sebuah pantai asing. Di sampingnya terbujur kaku sosok ayahnya, Norman Ferdian. Tak lagi bernapas, tak lagi bergerak. Wajah Nathan memucat, tangannya gemetar memegang tubuh ayahnya. Tangisnya pecah, diiringi angin laut yang pekat. Di sekitar, ia melihat sebuah wilayah yang gelap, sunyi, liar, asing. Tidak ada tanda manusia, hanya ombak dan ranting patah dipukul angin. Ia tidak tahu di mana ia berada, dan ketidaktahuan itu membuatnya semakin takut. ... Lima tahun berlalu. Di lautan sekitar pulau terpencil itu, kapal nelayan perlahan mendekat. Asap tipis dari tengah pulau menarik perhatian mereka. Pulau itu dikenal sebagai pulau misterius yang berbahaya, katanya tidak berpenghuni, menyimpan banyak kisah orang hilang. Tiba-tiba seorang pemuda lusuh berlari menuruni bukit. Tubuhnya kurus namun berotot, pakaian compang-camping, rambut panjang dan janggut lebat, memegang busur sederhana. Ia menembakkan panah api ke tumpukan kayu kering, menyalakan api unggun besar sebagai sinyal bagi kapal. Para nelayan terkejut. Nathan menunjukkan kartu identitas ayahnya dan makam Norman di pinggir pantai. Mereka mengerti bocah ini bukan pembohong. Dengan hati berat, mereka mengajak Nathan naik kapal. Nathan menatap pulau itu, mata yang tidak lagi sama. Lima tahun di tempat ini bukan hanya membuatnya bertahan, tapi mengubahnya menjadi sesuatu yang berbeda. Apa yang sebenarnya terjadi pada Nathan? Bagaimana ia bisa bertahan selama lima tahun di pulau liar itu?
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai hiasan pinggir puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status