Pungguk Merindukan Bulan
"Hira doakan, segera dapat pengganti Hira yang jauh lebih baik etos kerja dan profesionalismenya. Hira juga minta maaf, kalau selama ini banyak salah sama Bang Kama. Abang malah, yang seharusnya minta maaf."
"Oh, ya. Ya, tak mengapa. Tak jadi soal, Hira. Tak ada yang perlu dimaafkan, kok."
Saluran telepon menjadi sepi untuk beberapa saat lamanya. Mereka sama-sama terdiam, terseret perasaan masing-masing. Kama tak tahu, kalau di Aceh sana, Hiranur menangis tersedu-sedu, sejadi-jadinya. Hancur hati oleh karena palu perjodohan yang telah diketokkan oleh sang Paman, mewakili mamaknya. Sebenarnya dia masih ingin sendiri sampai luka-luka di hati benar-benar sembuh, tak merasakan sakit lagi. Baginy
Hot Chapters