Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BI-LA

BI-LA

Berisik kaya Ibu-ibu komplek. Senyum Nila langsung terbit ketika melihat pesan dari Mas Karis. Ah, namanya Sagara Biru ya? Tbc
2.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as birahi
Read
+Library
Dewa

Dewa

"Nyonya Finda, apakah Reihan sering minum-minuman keras?" "Tidak, tidak pernah sama sekali tidak pernah!" beliau menggeleng dan menggebrak meja. Tidak terima kalau Reihan dikatakan seperti itu. Sungguh sepengetahuan beliau Reihan tidak pernah meminum cairan haram itu. Anak itu terdidik dengan kebaikan. Nilainya juga mencolok tinggi, A, B plus, A, B plus, jarang B kurang apalagi sampai C.
9.97.7K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as birahi
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Warna pisau itu perak dengan aura berwarna hitam. "Ini adalah Bilah Angin Hitam, sangat berguna saat kau bertemu lawan yang memiliki gerakan cepat atau lawan dengan kekuatan petir. Kemampuan pisau ini, bisa meningkatkan kecepatanmu, menyamarkan aura yang kau miliki sehingga musuh akan sulit melacak keberadaanmu saat bertarung. Apakah kau mau menerimanya? Bilah Angin Hitam adalah salah satu harta langka yang ada di Kerajaan Dewa Angin." kata Ki Jogo Selaksa.
8.962.7K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as birahi
Read
+Library
Bhu & Akra

Bhu & Akra

“Tidak sengaja?” Ana menggigit bibirnya saat sadar jika Cakra meragukan apa yang ia katakana. “Terlepas dari itu, Bhu membaca pesan dari Raihan dan orang yang tidak Bhu kenali. Mereka mengatakan sesuatu yang aneh.” Cakra menatap Ana dan bertanya, “Sesuatu yang aneh?” Ana mengangguk. “Seperti Akra ya—” “Seperti aku yang menghajar Panji di labirin dan membuat orang asing yang kurang ajar pada Bhu celaka. Maksud Bhu yang itu?”
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as birahi
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Eri, teman tersebut sudah fokus mencatat warna api dari larutan yang aku gunakan tanpa menunggu jawaban Ara, sepertinya itu hanya pertanyaan basa-basi sehingga Ara aman walau tidak menjawabnya. ”Aman terkendali.” Ucapku yang juga berbisik kepadanya. Ara melanjutkan praktikum setelah aku. Dia menyelupkan kawat nikrom pada larutan selanjutnya dan melakukan pengujian. “Kira-kira ada nggak ya, zat yang bisa membuat orang melupakan ingatannya?” Ara tiba-tiba bertanya saat melihat warna pada api. ”Melupakan apa, Ra?” Slamet tiba-tiba nimbrung.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as birahi
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

tanyanya hati-hati. *
1.5K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as birahi
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Namun, malu dan takut menghantuinya terus. “Duh, padahal Bibi teh bawain kopi, nih!” Khaira menatap nanar cairan kental dalam cup berukuran large yang disodorkan Bi Ocih. Dari warnanya yang tidak terlalu pekat, Khaira mengenalinya sebagai moccacino latte. Salah satu varian kopi yang paling banyak digemari di kedainya setelah cappucinno dan caffe latte.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as birahi
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
Gantari

Gantari

"Ini air, minumlah untuk menghilangkan dahaga dan juga rasa lelah." Karena kupikir ini hanyalah air putih, buru-buru kutenggak. Namun, saat air itu menyentuh lidahku, kurasa ini bukan air putih karena ada rasa asam dan sedikit pahit, ada sedikit rasa kapur juga. "Sekar, ini air apa?" "Itu ramuan untuk menghilangkan rasa capek. Sekarang istirahatlah di kamar. Besok aku akan menikah, kita harus menjaga kebugaran."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as birahi
Read
+Library
Kisah Seorang Pendekar Kanuragan Pilihan

Kisah Seorang Pendekar Kanuragan Pilihan

Aura intimidasi yang kuat terpancar dengan jelas dari keris tersebut, menambah kesan menakutkan dari keris pusaka ini. “Apa nama keris ini Bang Bahri?” tanya Samsul dengan nada yang penasaran. “Keris ini bernama, Baha Litheng (Sungai Hitam)” jawab Bahri dengan seringai terpatri apik di bibirnya. “Peganglah, keris ini untuk kau gunakan sebagai senjata balas dendam kepada remaja itu dan tunjukan taring dari kelompok preman Tanduk Iblis. Aturlah strategi yang baik untuk mengalahkan remaja itu, agar kau menang dengan mudah!” ucap Bahri.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as birahi
Read
+Library
Nilakandi

Nilakandi

Kemudian sekali lagi, harum khas yang memabukkan itu menyeruak ke indera sang perindu. Kata Kahlil Gibran, apa yang kita sentuh adalah bagian dari nafsu kita. Mungkin benar, lelaki itu buktinya. Tampaknya ia benar-benar memilih serakah meskipun ia tentu sangat tahu apa konsekuensi atas tindakannya.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as birahi
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status