Bangkitnya Suamiku yang Perkasa
Di tengah bicara, tiba-tiba Hoshi menyentuh kaki Anisa sambil bertanya, "Apakah harganya bisa lebih murah?"
Anisa langsung menggeser kursi, suaranya terdengar lebih dingin. "Maaf, harga yang aku berikan sudah paling murah."
"Bu Anisa, kalau tidak ada ketulusan, bagaimana kita bisa bekerja sama?" Hoshi terlihat menyayangkan.
Anisa mengernyit sambil tersenyum dingin. "Pak Hoshi, mau ketulusan seperti apa?"
Ketika melihat senyuman Anisa, Hoshi menggeser kursinya dan merangkul pundak Anisa. "Anisa, kamu masih muda, cantik, dan pintar. Masih banyak pria yang mengejarmu, 'kan?"
ตอนยอดนิยม