Cinta Yang Salah
"Emang, kakak ipar kau gimana, soal rajang?"
"Dia, hebat. Aku benar-benar puas, tahu sendiri lah, aku ini masih muda, masih penasaran dan terobsesi dengan rasa yang berbeda, dan butuh seseorang yang bisa memuaskan hasratku!" ujarku santai, mungkin saat ini aku sedang tergila-gila dengan Mas Arkan hingga aku tak bisa mengontrol diri membicarakan tentangnya.
"Haduh … aku gak habis pikir, setan apa yang merasuki otakmu Tan?!" Kania mendengkus seraya menggelengkan kepalanya.