Ditiduri Majikan
“Pernikahanku sama Lingga tinggal sebentar lagi. Aku nggak mau kalau semuanya jadi kacau, Ma. Mama pernah dengar kabar kalau suami selingkuh sama babysiter atau pembantu. Aku takut kalau—kalau rumah tanggaku sama Lingga bakalan kaya’ gitu, Ma….”
Mama Marlin meraih tubuh Adis yang kembali menangis. Mengusap lembut lengan bahu Adisti. “Enggak, sayang. Mama pastikan pembantu bocah itu akan terusir dari rumah pak Fandi. Mama nggak ridho kalau sampai rumah tangga anak mama dihancurkan oleh debu comberan macam pembantu itu.” mama Marlin mengecup sisi kepala Adisti. “Kamu tenang aja. Jangan mikir yang macem-macem ya.”