Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Housemate

Housemate

Mengabaikan rekan kerja Satria yang memandangnya heran sejak awal menginjakkan kaki ke bakerynya. "Apa aja yang penting ada nasinya." Sudah mendapat jawaban yang diinginkan tidak juga membuat Nasha beranjak. Dia masih saja memperhatikan bagaimana Satria mengobrol dengan perempuan tersebut. Baru Nasha ketahui kalau perempuan tersebut bernama Ajeng. Bekerja di sebuah perumahan dan sedang mengurus akta penjualan salah satu unit rumah yang akan diadakan akad lusa hari.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
For Husband

For Husband

Sampai tidak mengetahui perihal tersebut. Jadilah, aku sekarang hanyalah ibu rumah tangga biasa. Yang menunggu kepulangan suami dirumah. Walau kadang bosan, tapi aku salurkan semua itu untuk berkebun digreen house belakang rumah. Menanam, merawat bunga-bunga yang pada awalnya tidak terurus.
11.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
MAHKOTA PERNIKAHAN YANG TIDAK UTUH

MAHKOTA PERNIKAHAN YANG TIDAK UTUH

Jika bukan bo*oh apalagi yang tepat untuk wanita itu. Setelah puas kami turun ke lantai satu dan saya memasakkan sayur untuk mereka sekeluarga, saya memiliki keuntungan karena saya hobby memasak jadi untuk saya memasak itu bukan sesuatu yang susah , tidak seperti istrinya yang dokter sombong itu, yang merasa suaminya pasti tetap akan memilih dia, dan itu juga merupakan tantangan bagi saya untuk merebut suaminya, saya juga wanita yang terkenal perusak rumah tangga orang lain, setelah sang pria habis hartanya saya akan pergi dan mencari mangsa yang lain agar hidup saya tetap dapat mencicipi kemewahan.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

seru Adnan, dengan penuh inisiatif. Aku mengangguk pelan. “Iya, Nak. Hati-hati, ya!” Miris sekali rasanya. Di zaman seperti ini, di mana orang-orang lain memasak dengan kompor gas atau setidaknya kompor minyak, kami masih mengandalkan tungku kayu bakar. Tungku itu adalah hasil karya tangan almarhum suamiku, yang hingga kini masih menjadi bagian tak tergantikan dalam hidup kami.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
Adikmu Bukan Adikku Mas

Adikmu Bukan Adikku Mas

"Memang bod*h kau! Kodrat wanita itu, harus melayani suaminya! Termasuk mencuci, memasak, dan membersihkan rumah!" terangnya, sok pintar. Ini, tipe orang yang sekolah hanya datang lalu pulang. Ilmunya nggak nyampe di benak. Bisa-bisanya mengatakan pekerjaan rumah tangga adalah kodrat wanita. Apa dia tidak tahu apa itu kodrat?
1033.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 737 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
What the hell, Tetangga!

What the hell, Tetangga!

Harus selalu tanya banget ya? "Gak ada yang istimewa dari saya," jawab Jane seadanya. "Bapak saya polisi yang akan pensiun satu tahun lagi dan Mama saya cuma ibu-ibu aja." "Ibu rumah tangga?" Gelengan tegas dilayangkan Jane. "Ibu-ibu doang. Mama saya gak pernah masak, nyuci apalagi, no mengerjakan pekerjaan rumah. Tugasnya marahin saya sama adek kalo bandel."
9.9181.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai housewife
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Esteifa
Hallo teman-teman. Malem ini maaf sekali aku melakukan kesalahan kayak sebelumnya yaitu upload dua chapter yang sama dua kali. i'm sorry about that. ada eror. Jadi buat teman-teman, buka satu part aja ya, sayang koinnya. aku udah bilang editor buat segera hapus salah satu. thankyumida.... sorrymia...
LeeJaeWook13
cerita bagusss bangettt, gak banyak drama lebih ke slice of life, tapi tetap ada bumbu manisnyaa, konflik nya ringan tapi deep banget, suka bangettt intinya, btw aku masih belum rela mereka selesai huhu. Di tunggu next project nyaa. Fighting author
Baca Semua Ulasan
Batas kesabaran seorang istri!

Batas kesabaran seorang istri!

ujar Ibu. Aku tersenyum menanggapi ucapan Ibu. Ibu menghabiskan hari-harinya dulu di toko, semua pekerjaan memberes rumah dan memasak ia limpahkan pada asisten rumah tangga. Itu sebabnya Ibu tidak pandai membuat kue atau pun roti. Paling Ibu hanya bisa menu makanan simple untuk sehari-hari. Sedangkan Mbak Zahra, ia berlagak seperti putri raja, jangankan memasak, cuci piring bekas makannya saja ia enggan.
1075.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
PERFECT HUSBAND

PERFECT HUSBAND

“Yah ini gak kematengan gak si mah.’’ucap Naira, yang sibuk dengan mama di dapur aku dan papa yang tengah bersantai diruang keluarga itu hanya bisa menyimak sesekali aktifitas mereka. “Gak Nai ini bagusku bolunya, ya udah kamu ambil ya biar kita sajikan.’’sahut mama, aku yang memperhatikan itu menyorakinya sedikit lantang. “Nai, hati-hati panas.’’ujarku saat dia coba mengambil kue di Oven.”dia menoleh dengan nyengir. “Perasaan mama tiap hari didapur gak pernah di teriyaki tu, “ledek mama, aku berdiri dan tertawa geli. “Kan mama dah professional didapur. Kalo calon istri aku mah tuan putri.’’gerutuku Naira tersenyum hangat menungguku, aku reflek membantunya mengeluarkan balu itu dari Oven.
1020.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
Billionaire Husband

Billionaire Husband

Ia mulai melanjutkan langkahnya. Saat Louise membuka pintu, seorang pembantu terhenyak kaget melihat kehadiran dirinya. Wanita paruh baya yang masih tekun menjadi pembantu rumah tangga di keluarga Hartley itu terlihat membawa baki yang berisikan makan siang khusus untuk Virgi. “Maaf tuan, nona muda sedari tadi tidak turun kebawah untuk makan siang. Jadi saya membawa kan nya,” Ucap wanita paruh baya itu dengan sedikit terbata bata.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai housewife
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status