Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Risa

Rumah Risa

Suara deringan yang membingungkan terdengar di seluruh rumah, diikuti oleh langkah kaki yang berat dari dalam. Pintu terbuka, dan seorang wanita tua yang berpakaian serba hitam berdiri di ambang pintu. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Nyonya Harper, pengurus rumah tangga. "Selamat datang di Rumah Keluarga Wijaya, Laras," katanya dengan suara serak yang tampaknya mengandung banyak cerita. "Kami senang Anda bisa datang. Mari, aku akan menunjukkan ke kamar Anda."
10894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
Bastard Husband

Bastard Husband

’ Begitulah yang sedang Flo harapkan saat ini, membatin sembari mengutuk diri sendiri. Dia benar-benar berharap segera bangun jika benar situasi saat ini merupakan mimpi buruk, tetapi keberadaannya di kamar mandi mewah jelas bukan halusinasi. Flo tengah tertangkap basah sekaligus menemukan kenyataan paling mengejutkan. Perselingkuhan yang dilakukan oleh istri pemilik rumah. “Jangan bersembunyi, kami sudah menangkapmu, Pencuri Kecil!” Kalimat tersebut semakin meyakinkan jika semua yang terjadi merupakan kenyataan, seketika Flo lemas kembali.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
My Imaginary Husband

My Imaginary Husband

Aku hanya mengangkat bahu seraya berkata, “Terserah lah.” * Gamma sampai di apartemen tak lama berselang, kemudian menuntunku dan Xabian menuju unitnya di lantai tujuh belas. Ia merangkulku sembari mencerocos tentang para paparazzi yang menumpuk di sekitar rumah kami. Dia membuka sebuah pintu hitam mengkilap, kemudian merentangkan tangan dengan lagak dramatis. “Selamat datang di kediaman Hamba yang sederhana ini, Tuan Putri,” ejeknya.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Nomor 13

Misteri Rumah Nomor 13

Tidak hanya itu saja, mendadak terdengar suara gemerincing dari lampu hias yang menggantung di langit-langit rumah padahal tidak ada angin sedikit pun yang masuk ke dalam rumah itu Udara di rumah itu pun berubah menjadi sangat dingin hingga mampu menembus jaket tebal yang mereka pakai setiap malam, bahkan rasanya mampu menembus hingga ke tulang-belulang. "A-alma, itu tadi apa? Siapa yang bicara, suaranya mengerikan sekali?" Andin dan Baim menoleh untuk bertanya pada Alma yang memang lebih peka daripada mereka semua
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
My Assistant, My Husband

My Assistant, My Husband

“Apa yang membuatmu lama?” “Aku membantu ibuku memasak beberapa hal.” Damar menjawab, sembari membuka pagar lebih lebar. “Omong-omong, selamat datang di rumahku.” “Aku tidak menyangka rumahmu sebesar ini.” Jennie mengungkapkan isi hatinya, ketika sudah berdiri di teras. “Sekarang kau terlihat seperti orang kaya.” “Benarkah?” Damar melihat ke beberapa bagian rumahnya. “Padahal rasanya biasa saja, ini juga bukan daerah perumahan elit.”
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
Wanita yang Dinodai Suamiku

Wanita yang Dinodai Suamiku

Wanita itu kembali membersihkan rumah seperti biasanya, tapi kali ini tanpa sarapan karena ketidakhadiran sang suami membuat lidahnya sangat hambar seolah mati rasa. Setelah selasai pekerjaan rumah, barulah Eriska bersantai sejenak. Baru saja bokongnya menyapa sofa yang empuk, bel kembali berbunyi. "Ya ampun, Nina." Dia terkekeh melihat kelakuan tetangga over protektifnya. Kala membuka pintu, rupanya dugaan Eriska salah. "Maaf, apa benar ini rumah Tuan Bagas dan Nyonya Andin?" tanya seorang kurir.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
My Secret Wife

My Secret Wife

Pagi buta menggedor pintu kamar hanya untuk menyuruh Aruna setrika baju. "Nah, elu kan udah jadi istri gue. Jadi, noh baju-baju gue setrikain. Hari Senin gini harus rapi, kan?" Arsen berkacak pinggang seraya menunjuk-nunjuk pakaian putih-abu yang akan dikenakan olehnya. "Tapi, ini masih terlalu pagi untuk setrika, Sen," rutuk Aruna sembari melirik jam dinding yang menunjukkan angka tiga lebih tiga puluh menit.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
MY SECRET WIFE

MY SECRET WIFE

“Cukup untuk membeli sebuah rumah sederhana seperti ini. Jangan bilang kalau kau matre, Bev.” Beverly masih memindai seisi rumah ketika Devin sudah mendahului masuk ke kamar mandi. Dia masih tak percaya, Devin dengan segala kehidupan serba adanya di Mansion Batista, selalu dilayani oleh pelayan, justru memiliki rumah untuk rakyat jelata seperti ini. Hanya ada dua kamar tidur di lantai dua, ruang tamu dan dapur yang menjadi satu dengan ruang makan. Perabotan sederhana namun lengkap.
9.824.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 962 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

[Hallo, Assalamualaikum] [Wa'alaikumsalam] [Hei, Don. Gimana, masih di rumah sakit kamu?] [Iya, Bunda. Aku baru sampai di rumah sakit, Bunda. Lagi bersih-bersihin Sabrina] [Bunda cuma mau ingatkan pada kamu ya. Kamu tuh, jangan seperti orang lupa. Iya kamu sekarang punya istri yang menunggu kamu di rumah.] [Tapi, Bunda ....]
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai housemaid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada semacam kesan bahwa pekerjaan pembantu rumah tangga itu sederhana, tapi sebenarnya kompleks dan multitasking. Mereka bertanggung jawab atas kebersihan harian—menyapu, mengepel, mengelap debu—dan juga merawat pakaian seperti mencuci, menyetrika, bahkan kadang memperbaiki kancing yang lepas. Tidak hanya itu, beberapa juga mengatur belanja bulanan atau harian, memastikan stok bahan makanan cukup.

Di rumah dengan anak kecil, perannya bisa meluas ke pengasuhan: menyiapkan bekal sekolah, menemani bermain, atau membantu PR. Yang sering terlupakan adalah kemampuan adaptasi. Setiap rumah punya 'ritual' berbeda—ada yang ketat dengan tata letak perlengkapan dapur, ada yang memprioritaskan eco-friendly cleaning. Butuh kepekaan untuk memahami preferensi majikan tanpa terus diberi instruksi.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status