Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

Lote tak pernah membayangkan akan menikah muda karena hamil di luar nikah. Apalagi harus menjadi istri dari pria yang ternyata menyimpan sisi tak biasa. Dari kehidupan mewah di kota, Lote harus menyesuaikan diri dengan kerasnya hidup di kampung. Rumah sederhana, kebiasaan yang asing, dan suami yang tak pernah ia pahami. Saat rasa sepi semakin menggerogoti, hadir seorang pria baru yang memberi perhatian. Lote mulai mempertanyakan: apakah ini pernikahan yang layak dipertahankan, ataukah waktunya memilih jalan lain? Sebuah kisah tentang pernikahan, penyesalan, dan godaan yang menguji batas kesetiaan.
Rumah Tangga
10417 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
 Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Dengan alasan tak kunjung bisa memberikannya keturunan, Binar dikhianati sang suami di tahun kedua pernikahannya. Binar murka bahkan tanpa belas kasihan dia mengusir mertua dan suaminya untuk pergi dari rumahnya. Alih-alih merasa trauma karena dikhianati, dia justru bertekad untuk menikah lagi dan menunjukkan dirinya bisa memiliki anak. Seorang duda tanpa anak bernama Kalandara pada akhirnya menjadi pilihannya. Namun pernikahan keduanya juga tidak semudah yang dibayangkan. Kalandra, masih menyimpan rasa dengan orang di masa lalu. Kisah Binar dan Kalandra, kini dimulai. *** Cover supported and edited by Canva Pro
Rumah Tangga
9.8292.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Anak kecil yang mandiri

Anak kecil yang mandiri

Setiawan Yudi
Membuat orang orang belajar mandiri atas kelebihan dan kekurang masing masing keluarga Dan tidak pernah melupakan kewajiban atas pemberian yang di atas
Historical
103.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Adik Pacarku yang Manis

Adik Pacarku yang Manis

Sudah cukup lama aku dan pacarku tinggal bersama. Suatu sore, adik pacarku tiba-tiba mengetuk pintu rumahku dan mengatakan ingin tinggal sementara bersama kami. Adik pacarku ini meski lebih muda belasan tahun dari pacarku, namun tubuhnya sudah sangat sintal, wajahnya cantik, matanya yang bening membuatnya tampak seperti seekor kelinci kecil yang polos dan belum mengenal dunia. Saat ia menatapku, bibir mungilnya sedikit terbuka, kemudian dia memanggil dengan pelan, nyaris seperti bisikan, “Kakak ipar…” Entah mengapa, sebuah perasaan asing merambat dari hatiku ke perut bagian bawahku, membuat napasku terasa lebih berat. Malam itu aku dan pacarku terus melakukan hubungan intim, kali ini terasa lebih panas dari biasanya. Namun di tengah keasyikan itu, aku sekilas menoleh ke arah pintu. Di sana berdiri adik pacarku, dia melihat kami berdua dengan pipi merah dan napas yang tidak teratur. Tangannya berada di antara kedua kakinya, terus bergerak di area itu…
Baca
Tambahkan
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Baca
Tambahkan
SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

"Baik aku pergi," putus Abrina dengan suara yang bergetar menahan rasa sakit, "dan aku pastikan ini terakhir kalinya aku menginjakkan kaki di rumah ini." "Ya semoga saja gak lupa dengan janjinya. Nanti tiba-tiba datang lagi ke sini," sindir Lusi dengan sinis. Abrina terdiam untuk menata hati sembari mengelap matanya yang basah. "Aku berjanji bahwa apapun yang terjadi dengan Papah, aku gak pernah sudi untuk menjenguk!" "Hei, kamu menyumpahi papah kamu kenapa-napa, hah!" hardik Lusi tersulut emosi. Abrina menatap Lusi dengan tajam. "Perlu kamu ketahui hukum tabur tuai itu berlaku di muka bumi. Kamu pernah membuat Mamah terusir dari sini, dan aku pastikan suatu saat kamu juga akan terusir dari rumah ini dengan cara yang lebih hina. Cam kan itu!"
Romansa
1018.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pria yang Dicintai Suamiku

Pria yang Dicintai Suamiku

Aku sedang mengandung anaknya, tapi dia dengan lantang meminta izin untuk menikah lagi dengan sosok yang tak pernah kubayangkan? Sungguh keterlaluan! Apakah aku harus meninggalkan suamiku atau memberinya pelajaran terlebih dahulu?
Rumah Tangga
616 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
Rumah Tangga
1028.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Takdir yang Sulit Ditempuh

Takdir yang Sulit Ditempuh

Kakak tiriku sangat membenciku. Dia membenci kedatanganku dan ibuku, membenci kami karena merusak keluarganya yang terlihat harmonis. Setiap kali melihatku, dia akan selalu menunjukkan wajah dingin. Dia akan mengatakan bahwa aku menjijikkan, lalu dengan kejam bertanya kapan aku akan mati. Pada akhirnya, aku memenuhi keinginannya. Namun, dia menyesalinya. Dia menangis, memohon agar aku bisa kembali. Dia mengatakan bahwa dia seharusnya tidak putus denganku, tidak seharusnya memperlakukanku dengan kasar. Hanya saja, aku sudah mati. Untuk apa lagi dia menunjukkan sikap penuh kasih seperti ini?
Baca
Tambahkan
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Sandoos
Di sebuah desa kecil yang terhampar di lereng gunung, hiduplah seorang pemuda bernama Takeshi. Dari kecil, Takeshi telah dibesarkan di dojo kecil di desa itu. Dia bermimpi untuk menjadi seorang pendekar pedang yang hebat, seperti yang sering digambarkan dalam cerita-cerita legendaris yang didongengkan oleh orang tua desa. Takeshi adalah sosok yang teguh dan bersemangat, meskipun sering dianggap terlalu naif oleh rekan-rekannya yang lebih tua. Wajahnya yang penuh dengan semangat dan mata yang berbinar-binar ketika mendengar kisah-kisah pahlawan zaman dulu menjadi ciri khasnya. Namun, di balik keberaniannya, Takeshi masih belum memiliki keterampilan yang cukup untuk dianggap serius sebagai seorang pendekar. Di dojo, Takeshi sering menjadi sasaran cemoohan dari rekan-rekannya yang lebih mahir dalam seni bela diri. Mereka meremehkan tekadnya yang kuat, menyebutnya sebagai "pemimpi bodoh" yang tidak mampu menghadapi kenyataan kejam dunia luar. Meskipun begitu, Takeshi tidak pernah kehilangan semangatnya. Baginya, impian menjadi seorang pendekar pedang bukanlah sekadar fantasi kosong, tetapi tujuan hidup yang sesungguhnya. Saat usianya mencapai 17 tahun dia pergi dari Dojo itu untuk mencari pengalaman baru karena dia berpikir tidak akan berkembang di lingkungan yang buruk itu. Di perjalanannya, Takeshi mendengar pembicaraan tentang katana pusaka, katana yang sudah sering di gunakan oleh pendekar pendekar pedang terdahulu, dia lalu tertarik untuk mencari katana itu, mengahadapi segala rintangan yang ada.
Pendekar
102.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4041424344
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status