Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!
“mereka sedang membuat gapura sebagai penanda batas wilayah desa. Bangunannya megah, Yang Mulia. Meskipun hanya dari bambu, tapi cukup bagus dan terlihat kuat.”
“Mereka membuat gapura?” Rajendra bertanya lagi, kali ini dengan nada yang sedikit terkejut dan tidak percaya. Ia tahu Dipa dan Banyu memiliki semangat, tapi tidak menyangka mereka akan seproduktif ini.
“Ya, benar, Yang Mulia,” ucap Tama lagi, mengangguk.
“Mereka harus belajar tentang kebersihan!” ucap Rajendra dengan nada tegas, sedikit kesal melihat pemandangan kacau di sekelilingnya.
Hot Chapters