Istri Dadakan sang Pewaris
Entah kenapa, ekspresi sendu perempuan itu terus membekas di pikirannya.
“Ada satu hal lagi, Bos,” kata Rendy, kali ini suaranya lebih serius. “Berita besar, yang berhubungan langsung dengan Brianna Izara.”
Kavi mengangkat alis, mengalihkan pandangan dari berkas. “Apa?”
“Pak Harris datang ke Teras Rumah kemarin. Katanya, atas permintaan Tuan Besar. Isi surat wasiat sedang direvisi.”
Kavi diam, tapi kini tubuhnya condong sedikit ke depan.
Hot Chapters