ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM
“Aku tidak pernah benar-benar berdiri sendiri. Ada anggota dewan, para tetua istana, juga para menteri yang kerap memiliki kepentingan dan pendapat yang saling bertentangan. Karena itulah, setiap langkah harus dipikirkan berulang kali.”
Isabella terdiam. Semua yang dikatakan sang suami benar adanya. Namun, apapun itu, tidak lantas menghalangi ambisinya untuk mengungkap sebuah kasus.
Pandangan Alex turun, menatap tangan Isabella yang kini berpindah mengusap perutnya sendiri yang membulat. Dengan gerakan yang teramat hati-hati dan seolah takut menyakiti, Alex meletakkan telapak tangan besarnya di atas tangan Isabella, menyatukan kehangatan mereka tepat di atas calon buah hati mereka.
Hot Chapters