Cinta dalam Balutan Doa
“Gus Azril? boleh Paman tanya nama Abimu, Nak?”
“Abi saya bernama Afnan, Paman.”
“Afnan ... Gus Afnan, Neng Arni?” tanya Umminya Arsya.
“I-iya, Bik. Apa jenengan mengenal kedua orang tua saya?”
“Ya jelas kenal dong, Nak. Saya santri di pesantren Abimu selama 3 tahun sebelum melanjutkan kuliah dan taaruf dengan Abinya Arsya. Saya juga sahabat Bundamu, kami sekamar dan sekelas di kelas unggulan. Saya sangat tahu sekali perjalanan cinta kedua orang tuamu. Cinta, ketulusan dan kesabaran Abimu mendapatkan Bundamu, sudah menjadi rahasia umum. Semua santri sangat tahu perjalanan cinta keduanya.”