Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Renjana

Renjana

katanya dengan tampang polos bin bloon. “Wuahahahwuahaha kamu ajak dia nikah? Hahahah 1+1 aja kamu masih belum bisa, tulisan ayam saja kamu baca pitik (pitik adalah bahasa jawa dari ayam), hancurlah kalau kamu nikah, Dikaaa Dika, sadar kamu! Masih ingusan juga,” aku tidak bisa menahan tawa, hingga air mataku berjatuhan dan perutku kram, aku masih tertawa.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

*** To be continue, Hayooo tebak siapa yang panggil-panggil Thalisa? Buat yang merasa senang karena ada adegan jambak-jambakan, mari kita joget bersama 😂 Tunggu up selanjutnya ya, jangan kemana-mana. Pantengin terus Janda Kembang di Goodnovel, ya! 💃❤
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Lo mukul orang yang lagi gak bisa adu jotos, itu namanya pengecut, Bro. Kalo Raga lagi gak cedera, kalian gak akan berani walaupun sekadar nunjukin muka." Jeha bangkit. Ia menyeka darah segar yang ada di sudut bibirnya. "Bukan pengecut, tapi cerdik." Cowok bernama Ghandi itu tertawa sinis. "Definisi cerdik bagi lo itu rendah, Jey. Gue gak tahu, lo jadi sebego ini setelah ditendang dari Baskara." "Sial!" Jeha hendak melayangkan pukulan ke arah Ghandi, namun dengan cepat Raga menahan lengan cowok itu.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
Sangkar Pernikahan

Sangkar Pernikahan

Jagad sendiri tidak mengerti artinya. Jagad tidak menjawab apapun, dahinya mengerut. Lalu, tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan Davina. Jagad lalu cekatan merawat adiknya, yang sedang rapuh, menangis seperti orang hilang kesadaran. Ketika Davina sudah ada di dalam mobil, Jagad memasangkan sabuk pengaman. Menawarkannya minuman agar Davina tenang. “Mau minum dulu?”
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

Ceritanya izin pamit. "Oke wis lah. Karepe bae pan kepimen kae. Ora urus, urusan jelasna tak gampang," gumam gue kesal yang buat gue bergumam menggunakan bahasa Jawa. Bila diartikan dalam bahasa Indonesia jadi, "Oke, sudah lah. Terserah mau apa dia. Gak peduli, masalah menjelaskan, itu gampang." Bentar, dia juga membunyikan klakson dan membuka kaca jendela hanya untuk melambaikan tangan ke arah sahabat gue, sebelum nih mobil benar-benar meninggalkan area kampus.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
Hello, My EX

Hello, My EX

Itu suara ketawa apa gigitan wafer Tango, ya? "Temen lo aja peka, masa lo nggak, sih?" "Jadi, beneran?" cowok itu tidak mengiyakan. Dia hanya tersenyum tipis. Kemudian mulai memperkenalkan diri. "Nama gue Raga. Ragasta Adjiwijaya, 22 tahun, masih single karena baru ditinggal doi nikah dua bulan lalu, asli Yogyakarta, cuma sekarang tinggal di Jakarta buat kuliah DKV. Apa lagi? Oh, ukuran baju L, nomor sepatu 47, insyaa Allah sholeh. Siapa nama lo?"
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai jagad
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status