Terjebak Gairah Sang Mafia
Langkah Lala terhenti, netranya menatap ke arah sebuah jendela besar di ujung kamar, di liriknya seperai mahal yang menghiasi ranjang, otak Lala sudah memiliki ide yang sangat bagus, senyuman mengembang di bibir Lala, gadis itu dengan cepat berlari ke arah jendela, memastikan bahwa jendela itu tidak dalam kondisi terkunci.
Senyum Lala semakin lebar saat ke dua tangan mulusnya bisa membuka jendela itu dengan mudah, ukuran jendela yang besar mampu membuat tubuh ramping Lala bisa keluar dari sana. Kaki jenjangnya kembali melangkah, mengambil seprai ranjang yang berbahan kain tebal dan lembut. Di ikatnya sprei itu di kaki ranjang, merasa tidak cukup panjang untuk membantunya turun dari lantau du
Hot Chapters