KETIKA SI BUNGA DESA JADI PEMBANTU DI KOTA
Tentu saja hal itu semakin membuatnya iri, karena dirinya saja, jika sampai telat tidak pergi perawatan ke salon langganannya, kulit wajahnya seketika akan tumbuh banyak jerawat.
"Harus dengan cara apa, aku membuatnya pergi dari rumah ini ya?" gumam nya, sembari tiduran, karena hari memang sudah malam.
"Besok lah aku pikirkan lagi cara yang tepat untuk memberinya pelajaran!" gumamnya, setelah beberapa kali menguap, karena rasa kantuk, yang sudah melanda nya.
Di tempat lain, Sekar tampak tengah panik, karena tiba-tiba tubuh Tania, sangat panas.