Jagat Lelembut
Baju putih panjang dan lusuh terseret diatas lantai, Jaka terbujur kaku, tidak dapat bergerak maupun berkata kata.
Sosok itu semakin mendekat, menjulurkan tangannya kearah leher Jaka, kini terlihat kuku panjang dan tajam. Kepalanya mulai mendengak, wajahnya pun mulai terlihat, wajah hancur dan tak berbentuk itu seperti menyeringai Jaka.
Jaka bercucuran keringat melihat sosok itu, sayangnya dia tidak dapat kemana mana, dia terpaku dikamarnya. Sosok itu semakin mendekat, kini dengan tawa yang lirih "hihihihihi"
Hot Chapters