Membicarakan 'Joyo Boyo' selalu bikin aku merinding! Buku ini adalah mahakarya yang jarang dibahas, tapi punya kedalaman luar biasa. Ceritanya mengikuti perjalanan seorang anak bernama Joyo yang terlahir dengan tanda khusus di dahinya, dianggap sebagai titisan dewa oleh masyarakat sekitar. Namun, hidupnya justru dipenuhi kesulitan karena ekspektasi tinggi itu.
Dari kecil, Joyo dipaksa belajar berbagai ilmu spiritual dan tradisi kuno, sementara hatinya sebenarnya ingin hidup biasa seperti anak lain. Konflik batinnya memuncak saat desanya dilanda bencana, dan semua mata tertuju padanya untuk solusi. Di sini, kita diajak melihat pergulatan antara takdir dan pilihan manusia, dibungkus dengan mitologi Jawa yang kaya dan deskripsi alam memukau. Aku suka bagaimana penulis menggambarkan pergeseran persepsi Joyo dari 'kutukan' menuju penerimaan diri.