Menikmati Sentuhan Pria Bayaran
“Apa ada yang akan dibahas lagi? Kayaknya aku harus bikin contekan kata sambutan dulu, sudah lupa cara ngomong di depan umum.”
Mereka semua tertawa. Tanpa komando ketiganya berdiri serentak.
Laura meraih pundak Faya, dan mereka saling cium pipi. “Semoga Tuhan selalu berpihak ke kamu ya, Fa. Kalau bisa, lepas aja laki macam itu. Kamu cantik, berkelas, masih bisa dapat sultan.”
“Kalau gitu tolong carikan sultannya, biar aku bisa langsung kabur sama dia.” Faya terkekeh.