Menikahi Teman Gadis Putraku
kata Freya.
Sang Ibu melepas pelukannya, dia bangkit. "Ibu kembali keluar ya," kata wanita tersebut.
"Iya Bu, selamat malam dan selamat istirahat," ujar Freya. Hati yang awalnya penuh sesak perlahan mencair. Ia yang mengira tidak ada tempat bersandar, kini ada keluarganya yang menerima, memaafkan. Freya merasa malu pada keluarganya, rasa bersalahnya pada kedua orang tua yang membesarkan, merawatnya. Ia bukan sosok anak yang terlantar maupun kurang kasih sayang. Keluarganya mendidik ia dengan baik namun, ia sendiri yang terlanjur menempuh jalan salah tersebut. Terlalu acuh akan rasa penyesalan yang ia perbuat dahulu. Hingga kini buah dari kesalahannya harus ia panen.
Hot Chapters