Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin
“Wajar kok, Pak. Hal seperti ini sering terjadi pada pasangan baru. Tubuh perempuan butuh waktu buat beradaptasi. Kadang hormon juga nggak stabil, dan kalau area sensitif diperlakukan terlalu keras atau terlalu sering, bisa menimbulkan iritasi seperti ini. Kadang cukup bantu dengan pelumas supaya nggak terlalu kering.”
Giovanni hanya bisa tersenyum kaku, jelas tak tahu harus menanggapi apa setelah “ditegur” begitu lembut oleh dokter Ersa.
Setelah urusan di ruang periksa dan farmasi rampung, sepasang suami istri itu meninggalkan gedung rumah sakit. Giovanni berjalan sedikit di depan, menenteng tas obat, sementara Selina mengikuti di sisinya dengan langkah pelan.