Dipole
"Astaga, Kei-kun. Kau mesum, aku tidak menyangka kau menyadari ituku. Apa yang bakal Tamiko lakukan kalau dia tahu hal ini, ya? Lagi pula, kau juga sialan. Tamiko pastinya selalu memberimu jatah, 'kan? Mengapa masih melirik milik gadis lain?"
Tisu bekas pakai Kei hampir mengenai wajah Himeko. "Cerewet, kau mau kusamakan dengan Sasaki anak kedokteran yang galak dan mengesalkan itu? Atau dengan Hibiki si anak desain yang kepoan, centil, dan tukang gosip? Hibiki dan sohibnya si Sasaki. Duo cerewet universitas kita."
"Tidak." Himeko menutup tubir. Menggeleng. Sifatnya tiba-tiba menjadi kalem seperti biasanya. Dia kini menyeruput kopinya yang tinggal separuh.
Bab Populer