Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Benarkah?

Benarkah?

“ Paling juga di kafe Rin, “ Jawab ayahnya singkat sembari terus nge scroll akun beranda sosial medianya. “ Tapi, kan bentar lagi azan Magrib yah! Enggak boleh yah, kalau azan Magrib masih di luar rumah. Kalau entar bang Ervan kenapa-kenapa gimana?.” Mulut Zahrin kembali nyerocos panjang lebar, Zahrin tak ingin abangnya lupa waktu hanya karna hal yang tak terlalu penting. Zahrin mencoba menghubungi, namun tak diangkat. Panggilan ditolak hanya itu yang tertera dilayar ponsel miliknya. Zahrin benar-benar khawatir, haruskah Zahrin menjemputnya saja. Ah, tidak mungkin bukan.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai aren't you
Baca
+Pustaka
I'm On You

I'm On You

Semoga Allah SWT memudahkan urusan kamu dan melapangkan rezeki kamu, amiin. Saya menyatakan sudah menyesal menulis cerita dengan isi penuh dosa dan saya bertaubat pada Allah SWT dari pada ini. Semoga Allah SWT mengampuni kita semua, amiin.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai aren't you
Baca
+Pustaka
Bukan yang Pertama

Bukan yang Pertama

aneh menurutnya. Itu ... tadi beneran Sean bukan, sih?
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai aren't you
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Amesya Nadira
cerita amih yg satu ini bner2 mebawangkan yaa....kisah miris Nia yg jadi yatim piatu dgn keadaan ekonomi yg mengsedihkan. di paksa jadi istri kesekian dri lintah darat yg tua banhka. moga aja dgn hadirnya bu sulis dan Sean bisa buat Nia bahagia yaa...Sean,pliss yaa jaga omongannya,bucin lho nantinya
Momi Kafa
cerita judul bukan yang pertama ,bener-bener sesuai dengan isi ceritanya, nyesek dimana Ina dengan keadaan yang serba kesulitan dalam status sosial ekonominya.dan sebagai yatim ina harus di jodohkan dengan sean,yg statusnya adalah duda.demi rasa bersalah nyonya sulis terhdp ina.semoga ina bisa tabah
Baca Semua Ulasan
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

"Terserah deh! Jangan bilang aku tidak memperingatkan!" "Berarti jadi yah awal bulan depan?" "Kamu belum menyerah juga," Diana menekan pelipisnya. "Aku tidak mudah menyerah," Seulas senyum menghiasi wajah Alex.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai aren't you
Baca
+Pustaka
Bukan Mantan

Bukan Mantan

Rupanya tirakat Yuyun untuk mengikhlaskan malah jadi jalan jodoh hingga diajak ke pelaminan. “Sayang?” panggilan mesra seseorang mengalihkan perhatian kami. “Udah makan belum?” “Belum Mas, Mas udah makan?” “Belum. Kamu disini aja biar Mas ambilin. Kamu sekalian juga gak Mbar?” “Enggak Jok, masih kenyang.” “Oke.”
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai aren't you
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Don't Leave Me Alone "Kesya, kau mendengar ku? Jangan tutup matamu, pegang erat tanganku. Kau tidak boleh meninggalkan ku, sama sekali tidak boleh." Sean memberikan rentetan kalimat lirih, berusaha menjaga Kesya agar tetap sadar. Menggenggam kuat tangan pucat dan lemah Kesya, dengan berurai air mata Sean merapalkan doa penuh harap pada Sang Pemilik Hidup.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai aren't you
Baca
+Pustaka
BENALU
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status