(Bukan) Selingkuhan Biasa
"Lexi, kalau kau bisa menghamili istriku, aku akan memberikan sejumlah uang yang cukup untuk biayamu hidup seumur hidup!”
Awalnya Lexi berpikir, tugasnya sangat mudah, selesai menghamili Sang Nyonya, dia akan pergi dari rumah majikan sialannya, lalu menikmati hidup dengan uang yang diberikan Baron. Tapi, siapa sangka, saat Lexi berhasil melakukan tugasnya, dia benar-benar dibuat terkejut.
"Nyo-Nyonya, kok ada darah di seprei? Jangan-jangan Nyonya masih perawan?"
Yang semula hanya sebatas bersenang-senang, berubah menjadi rasa bersalah. Dan lagi, identitas Lexi sendiri tidak semudah yang dipikirkan orang lain.