Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Itung-itung untuk membayar ketidaksopanan Lila pagi tadi. "Lah, kopinya dibawa lagi?" tanya Yolanda yang masih setia menunggu Lila di pantry. "Emang di sini ada alat dan bahan bikin kopi kaya di cafe, gitu?" Lila berusaha untuk tenang sambil mengedarkan pandangan ke sekeliling pantry. "Tuh kali," tunjuk Yolanda pada satu kardus besar yang tergeletak di sudut ruangan. Lila segera membuka kardus dan benar saja, isinya sepaket mesin pembuat kopi baru.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as koper mini
Read
+Library
Suamiku, Pria Bayaran

Suamiku, Pria Bayaran

"Bukan begitu, ini terasa lebih nyaman daripada bangunan tua. Terkadang lebih suka yang mini dan praktis." "Ooh. Baiklah, ini adalah perhiasan kalian, silakan dibuka." Koper berwarna hitam itu cukup besar untuk dikatakan sebagai tempat perhiasan. Apa pengacara itu bercanda? "Ah, bukan main. Meskipun hanya sandiwara, untuk apa dibesar-besarkan?" celetuk Barbara. "Tidak, ini sesuai dengan jumlah, warna dan detailnya. Tidak dikurangi atau dilebihkan. Anggap saja seperti itu yang sebenarnya."
109.0K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as koper mini
Read
+Library
Istri Abangku

Istri Abangku

Namun, bukannya baju yang ada di dalam koper, melainkan mie instan, gula, teh, tepung, kopi, beras, rinso, biskuit, mentega, roti sobek, minyak goreng, kentang frozen, nugget, gelas, piring, mangkuk dan masih banyak lagi yang lainnya. Alis Bu Rani beradu. Otaknya tengah berpikir keras, kapan anaknya membelanjakan ini semua? Bukannya uang Kamal tinggal satu juta delapan ratus? Batin Bu Rani masih tergugu menatap isi koper. "Mal, sini lu!" panggil Bu Rani tak sabar. Kamal yang sedang rebahan di lantai, buru-buru bangun lalu menghampiri ibunya.
1020.0K viewsOn holdAdded to Library 598 Times as koper mini
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status