Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Suaminya saja terlihat tenang, masa dia terlihat paling heboh sendiri?
Namun tak lama kemudian—
“Mas! Itu! Itu koper kita!” serunya tiba-tiba.
Dua koper mereka akhirnya muncul di conveyor belt.
Sagara langsung sigap mengambil keduanya, lalu menaruhnya di atas troli. Lalu menepuk koper— “Duduk di sini aja, Sayang,” titahnya.
“Emang gapapa, Mas?”
“Aman. Koper ini masih kuat menahan beban bumil dan si kembar. Sudah, ayo duduk—daripada kamu jalan jauh.”