Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

Di belakang Arthur, tiga koper meluncur sendiri dengan mudah di sepanjang dermaga, mencuri perhatian banyak orang yang melihatnya. "Itu luar biasa!" seru salah satu remaja di dermaga. "Koper yang bisa berjalan sendiri - seperti sulap!" "Aku ingin sekali memiliki salah satunya," kata rekannya. "Itu akan menghemat banyak energiku." "Tuan Arthur Gardner benar-benar hebat," kata yang lain kagum, melihatnya melangkah di depan mereka.
1062.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Keturunan 100 kg

Keturunan 100 kg

Dia justru mencuil hidung miniku dan juga mau membawakan satu koper milik si bos. "Bebas bertemu maksud saya. Ini koper mas Zidan ya? Biar saya bawa, Mbak." Aku mengangguk sembari tersenyum, alhamdulillah beban satu teratasi. Semoga nanti pas pulang Agni tetap baik sama aku dan juga pengertian seperti ini. Aku akan membuang jauh-jauh praduga burukku agar pikiran ini tetap aman dan berfungsi dengan sebaik-baiknya satu minggu ke depan.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Agar ia bisa berhasil mendapatkan koper yang ia cari. "Huh! Akhirnya dapat juga!" guman Wisnu mengusap keringat yang membasahi pelipisnya. Satu tangannya terulur untuk meraih koper lusuh yang berada di balik rak buku. "Ya, aku membutuhkan kamu sekarang!" ucap Wisnu mulai membuka koper. Beberapa surat-surat milik Tuan Sangir masih tersusun rapi di dalam koper dan juga beberapa barang-barang penting milik lelaki yang sudah lebih dulu pergi itu.
1061.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Melamar Suamiku

Wanita Yang Melamar Suamiku

Koper menjadi tak muat. “Mas, kamu mimilih batal nikahin aku demi Bening?” Yosa melangkah masuk. Perempuan itu mendekati calon suaminya. Sempat kulihat mereka saling bertatapan lama. Tapi, aku sudah tak peduli. “Nada, sini adek, Nak, biar mama yang gendok, kamu tarik kopernya, ya, ayo, kita pergi!” kataku seraya meraih Bima dari gendongan Nada.
1081.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Sad Boy

Sad Boy

00 tengah malam, sesuai instruksi pria yang tak dikenalnya, mengambil sebuah koper dari lelaki berpakain nelayan yang turun dari kapal. Baru saja ingin menerima koper itu, nelayan itu berteriak, "tolong?! ada pengedar." Sontak Nalan terkejut dan melepaskannya dari genggaman, teriakan lelaki itu mengundang orang yang berada di pelabuhan dan preman, ia melepaskannya tanpa menghiraukan. "Kau, menjebakku?" tanya Nalan geram. Lelaki itu tersenyum kecut, lalu berkata, "Tentu saja ini jebakan buatmu, bersiaplah dengan kedatangan polisi. Kau tidak akan bisa kabur."
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Koper Merah di Kamar Mertua

Koper Merah di Kamar Mertua

terang Nadi. “Bagaimana dengan sidik jari di koper? Pastinya pelaku memegang koper dan menguncinya. Apa sudah diperiksa sidik jari siapa itu? Milik Citra atau bukan? Atau sidik jari di pintu, atau benda lain di kamar?” Erian menuntut.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Gairah Sopir dan Majikan

Gairah Sopir dan Majikan

Dari balik reruntuhan material besi yang mengepulan asap belerang pekat tersebut, meluncur jatuh sebuah koper titanium berstempel khusus komando pertahanan pangkalan maritim luar negeri Singapura. Di dalam rongga koper itu terselip selembar draf keputusan darurat mengenai pembatalan sepihak atas seluruh hak jaminan trust tanah pergudangan Kuningan pusat tanpa opsi penangguhan penahanan.
10609.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.9K kali sebagai koper yang bisa diduduki
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

ujarnya dengan suara bergema dari tiga arah. Karina langsung berdiri. “Menteri yang waktu itu bikin aturan tentang kopi rasa trauma, ya?” “Iya. Dan saya datang untuk memverifikasi izin operasional warung ini. Laporan terakhir menyatakan bahwa WarKoDuBa telah menghasilkan gelombang rasa yang terlalu liar dan tak terkontrol.” Toyo meneguk ludah. “Liar? Padahal aku baru bikin kopi susu semalam.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Candu Pelukan Tuan Muda Posesif

Candu Pelukan Tuan Muda Posesif

Koper itu… penuh dengan uang tunai yang di ikat rapi, ia bisa menafsir jika itu jumlahnya ratusan juta. Dan empat koper lainnya juga sama. Harli lalu bersandar santai di sofa begitu selesai membagikan koper itu. Pria itu terlihat begitu arogan dengan kaki disilangkan keatas, juga sebuah cerutu mahal yang ia hisap dengan tenang. Asapnya berputar pelan di udara, memberi kesan dominasi yang tak terbantahkan. Ia lalu menghembuskan asap sekali, lalu menatap para anggota dewan dengan tatapan seorang raja yang sudah tahu ia akan menang.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Dipaksa Foto Tanpa Busana oleh Suami

Dipaksa Foto Tanpa Busana oleh Suami

Benar-benar sebuah drama menghebohkan, tetapi sejauh ini berhasil. "Koper susah diangkat, Neng. Soalnya orang suruhan Juragan Andri sudah memperhatikan kita. Dia ngintip dari balik pohon besar di depan itu loh, Neng, makanya Kakang gak bisa angkut koper. Biarin nanti pakai ekspedisi aja yang cargo," kata suamiku. Pantaslah tadi ia sedikit panik, ternyata prediksi suamiku benar.
10113.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai koper yang bisa diduduki
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status