Renjana
aku berusaha menjelaskan pada kedua sohibku itu tentang apa yang aku rasakan ketika aku berhadapan dengan sosok yang bernama Aditian itu, ada berbagai macam rasa, manis, asem, gurih, nano-nano.
“Menurutku kamu suka, bukan, memang kamu cinta Aditian, kenapa aku bisa bilang begitu? Biasanya di drama korea begitu to, kalau kamu benci orang sehingga kamu memikirkan dia dari matahari terbit sampai tenggelam lama-kelamaan pasti kamu suka dia” Irine mulai angkat suara.
“Ah, terlalu banyak nonton drakor lu Rin! Kenapa gak sekalian saja kamu bilang kalau Aditian itu alien yang nyasar ke bumi, yang usianya sudah ribuan tahun” imajinasiku mulai tidak terkendali.
Bab Populer