Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nikah Kontrak Ketika Hamil

Nikah Kontrak Ketika Hamil

Suara ketukan pintu yang tiada henti berbunyi membuat seorang wanita dengan daster dan rambut acak-acakan itu terpaksa membukanya, namun saat iris coklat itu menangkap sosok lelaki dengan stelan jas hitam, dan tentu saja mata itu semakin membulat kala melihat lekuk wajah yang membuat ia kembali mengingat kejadian malam itu. Mlathi kembali menutup pintu dengan cepat, sebisa mungkin agar lelaki brengsek itu tidak bisa masuk. Namun, wanita dengan kondisi yang sudah mengenaskan itu ternyata kalah cepat. Eric yang tentu memiliki tenaga yang lebih besar, hingga bisa menahan pintu itu agar tidak tertutup. "Hey, aku hanya ingin berbicara padamu mengenai malam itu," sahut Eric sembari terus berusaha menahan pintu berwarna coklat yang telah mulai lapuk. "Tidak ada yang perlu dibicarakan! Aku hanya ingin kau pergi dan jangan ganggu hidupku!" teriak Mlathi terisak. "Tidak bisa! Aku tidak bisa tenang jika aku belum melihat keadaanmu!" ucap Eric keras kepala dan tidak menyerah sebelum ia berbicara empat mata dengan wanita itu. "Kau-" Mlathi menghentikan ucapannya saat ia merasa mual pada perutnya. Tanpa berfikir panjang lagi ia segera pergi ke kamar mandi dan tidak lagi peduli dengan keberadaan Eric. Eric sedikit terkejut ketika melihat apa yang terjadi di depannya, takut jika apa yang ia pikirkan itu terjadi. Dengan perasaan tidak menentu, lelaki dengan rahang tegas itu segera melangkahkan kakinya lebar untuk melihat kondisi wanita yang mampu membuat ia beberapa hari ini tidak bisa tidur dengan tenang. "Apa kau hamil?"
Romansa
1027.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bulan. Ternyata sekarang Ryan sudah menikah lagi?
Baca
Tambahkan
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.
Cerita Pendek · Romansa
21.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

Dahulu, mahkota ada di genggamannya. Kini, yang ada hanya belenggu besi yang menggores kulit. Lysandra, Putri Mahkota yang dibunuh oleh adik tirinya sendiri, terbangun dalam tubuh seorang budak di jantung Kerajaan musuhnya—negeri yang dihantui oleh kisah kekejaman Kaisarnya. Takdir ternyata memiliki humor yang sangat pahit. Ia justru bertemu dan dibawa oleh pria yang paling ia takuti: Kaisar Xylas, sang Tiran Barat. Untuk bertahan, Lysandra harus menyembunyikan siapa dirinya yang sebenarnya, sambil perlahan meracuni pikiran sang Kaisar dengan pengaruhnya. Ketika garis antara sandiwara dan kenyataan semakin kabur, apakah balas dendamnya masih sepadan? Ataukah kebahagiaan sejati justru menunggu di sisi pria yang seharusnya menjadi musuhnya?
Zaman Kuno
610 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Beda Usia

Cinta Beda Usia

Aku seorang janda. Malam itu, dalam keadaan setengah sadar, aku berniat pergi ke kamar mandi, tapi aku menemukan pintu kamar putraku yang berusia 18 tahun sedikit terbuka. Dari dalam, terdengar suara napas terengah-engah yang samar ….
Cerita Pendek · Gairah
20.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
ROSES

ROSES

FRUSERR/FRNR00150
Kisah ini bermula saat seorang pengawal Kerajaan datang dengan membawa sebuah perintah langsung dari Raja, pria itu dengan tenang membaca semua isi surat yang menimbulkan banyak sekali kejutan bagi warga desa. Hingga ada salah satu dari masyarakat tersebut yang di beri titipan oleh pengawal Kerajaan untuk membagi info kepada seluruh warga desa. Nyonya Rain yang bertugas sebagai pembina di desa itu segera menginfokan kepada seluruh warga desa yang belum mengetahui hal itu, termasuk gadis manis yang kerap di sapa Varose. Gadis itu cukup terkejut setelah mendapati info dan berbagai bukti yang di berikan oleh wanita itu, ia hanya bisa menatap kelu lukisan di tangannya sebelum memasuki rumahnya dan meninggalkan Nyonya Rain yang sedang berteriak memanggilnya di luar rumah. Terdengar tidak sopan, tapi yang ia rasakan jauh dari kata tidak sopan, ia di bohongi oleh seorang lelaki yang ia anggap sederajat dengannya. Varose menatap pintu yang telah ia kunci rapat, bagaimana bisa semua ini terjadi? Di rumahnya, lelaki itu, lelaki yang belum lama ini ia selamatkan? Seakan tidak percaya dengan kejadian ini, langkahnya perlahan mundur, berharap jika ia bisa ikut mundur untuk tidak ikut campur urusan kerajaan. Kerajaan di daerah mereka terkenal dengan peraturan yang tidak dapat diganggu gugat dan tentu saja semua itu harus dilancarkan hukum. "Kau? Kau bukan bangsawan biasa, kan?!" tanya Varose dengan kumpulan peluh keluar dari dahinya. "Iya, aku pangeran yang hilang itu" Mulai saat itu, gembok Varose yang telah lama terkunci itu mulai terbuka. Ia hanya tidak menyangka saja bila yang membuka gembok itu adalah sang Pangeran. Tapi, kisah romansa beberapa hari itu tidak bertahan lama, karena sang Pangeran harus melanjutkan misi rahasia, yang bahkan gadis itu tidak mengetahuinya
Romansa
102.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Siasat Cantik Sang Perawat

Siasat Cantik Sang Perawat

Saat menjalani pengangkatan kulit area khusus, aku tidak sengaja memamerkan bagian vitalku. Sejak itu, makin banyak perawat yang melirik ke arahku secara diam-diam. Namun, belum pernah ada yang seberani dia, mengetuk pintu bangsalku saat larut malam.
Cerita Pendek · Gairah
5.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
TAMU SELEPAS SUBUH

TAMU SELEPAS SUBUH

Seorang wanita muda, mengetuk pintu rumah Dewi selepas subuh. Dia menyerahkan seorang bayi dan meminta Dewi untuk merawatnya. Selang beberapa jam, di sebuah kampung yang tak jauh dari rumah Dewi, ditemukan mayat wanita, dengan mulut berbusa.
Romansa
10109.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Nicha seorang gadis arogan mendadak berubah menjadi pendiam dan tertutup, karena suatu hal yang mengerikan di masa lalunya. Dia tidak menyangka jika ia akan bertemu kembali dengan Gilang, seseorang yang menjadi kunci dari kejadian naas itu. Di ambang ketakutan yang menghantuinya kembali, kehadiran Gilang justru dapat merubah hidupnya kembali. "Mengapa harus ada korban untuk menyatukan dua insan?" tanya Nicha. "Ada yang bilang dia adalah penghalangnya, namun kupikir dia yang menyatukan kita," jawab Gilang.
Romansa
104.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
Rumah Tangga
1027.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
45678
...
33
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status