Gantari
Lidahku sudah mulai terbiasa meminumnya.
"Kamu kenapa melamun, Gantari?”
Mataku tengadah menatap wanita di hadapanku. "Budhe, kenapa Sekar jadi pemarah?”
”Memangnya dia marah padamu?”
Kuceritakan semua yang terjadi di dalam kamar Sekar, tanpa terkecuali. Budhe Lasmi tampak menghela napas perlahan.
"Nduk, kamu sudah lama tidak tinggal di sini, jadi wajar jika kamu lupa bahwa di kampung ini ada pantangan."
Bab Populer