Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

Ceklek Keluarga Maisya yang berdebat di depan kamar Maisya, terpesona dengan perempuan yang sejak tadi menjadi bahan pembicaraan. Gadis yang sempat kabur dan datang dengan wajah tak beraturan tersebut, sekarang telah berdiri di depan tegap di depan keluarganya. Maisya berdandan layaknya perempuan yang akan melaksakan lamaran sesugguhnya. Mata merah juga wajah yang bengkak itu sudah tertutupi oleh make up natural soft. Penampilannya membuat semua keluarga Maisya terpesona. "Aku dah siap, gak usah di dobrak segala."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Dari Pelayan Mendadak Jadi Permaisuri Kesayangan Kaisar!

Dari Pelayan Mendadak Jadi Permaisuri Kesayangan Kaisar!

Dewi Hanum bersimpuh di kaki Mahadewa sambil menangis pilu. Mahadewa tersenyum samar. “Kau telah berhasil menyenangkanku, Mahadewi. Karena kemurnian hatimu ini, kelak kau ‘kan termahsyur dan dipuja oleh semua orang sebagai Mahakaali. Perwujudan dari kekuatan Mahadewa.” Dewi Hanum mengangkat kepalanya, masih menyatukan tangan. Bibirnya tersenyum haru dengan mata berkaca-kaca bahagia dan lega. “Puji Mahadewa~” gumamnya mengagungkan.
10641 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

Kehadiran Mandala membuat para dewa menyisih untuk memberikan jalan sehingga perlahan menyajikan pemandangan sesosok dewi agung yang sedang berdiri didampingi oleh Sekar Langit. Jantung sang Atmajaya seakan-akan berhenti begitu melihat sosok Shima Dahyang wajah, selain terpaku hingga tak mampu berkata-kata, matanya menyiratkan rasa suka dan duka yang seketika bercampur aduk dalam relung jiwa. Berbeda dari Gandrasasta atau pun Tantramana, keduanya memang sempat saling menatap tak mengerti, meski demikian sadar bahwa Shima Dahyang bukan Larasati. Sebab sang Dewi Agung memiliki penampilan khas ratu para hyang serta pembawaan yang amat berwibawa. Senyum mengembang di wajah wanita tersebut. Sewak
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Jaka masih merasa canggung dengan pertemuan mendadak seperti ini. "Bagaimana bisa kau pindah ke sini dengan sangat cepat?" tanya Jaka penasaran. "Tuan tak perlu terkejut. Aku bukanlah manusia, aku adalah makhluk halus yang pernah tuan panggil..." ucap Mahadewi lalu menyibakkan poni rambutnya ke belakang. Di kening si wanita itu terlihat sebuah guratan dari lambang cap besi panas yang di tempelkan. Lambangnya adalah sebuah gambar kepala ular hitam.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

BLAPH. Sang Ksatria Dewa...
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 646 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
HUKUMAN DEWA KEMATIAN

HUKUMAN DEWA KEMATIAN

Mahadewa dan para dewa yang lain tertegun dengan kehadiran sosok dewa terendah dari kalangan Dewa kematian, yang datang ke tempat itu tanpa adanya pemberitahuan. "Ada apa? Apa ada hal penting, sampai kamu menghadap saya tanpa pemberitahuan?" tanya Mahadewa dengan sikap yang hangat seperti biasanya. Meskipun Mahadewa berada pada tingkat yang lebih tinggi, dia tetap menghormati setiap tingkatan Dewa yang menghadapnya. Hal itu merupakan nilai lebih dari seorang Dewa.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Tertinggi

Legenda Dewa Tertinggi

ucap Gu Xin. Tuan Muda Pertama Kultus Divine Heavenly Demon, Mo Yue. Dia bisa dikatakan sebagai orang termuda yang mencapai Divine Realm di Benua Wulin. Bakatnya yang mengerikan yang dikombinasikan dengan kerja keras dan latar belakang membuatnya menjadi pemuda terkuat Benua Wulin. Tidak ada orang seumurannya yang bisa setara dengannya.
9.261.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Ia tidak tahu apa yang ada di pikiran Devano saat itu. Beberapa saat kemudian mereka sampai ke kediaman Atmaja. Rumah mewah yang berada di dalam sebuah kompleks elite di tengah kota. Tampak dua buah pilar besar menopang bangunan bergaya Eropa itu. Semua tampak seperti sebuah dongeng yang tak nyata di mata Kanaya. Bagaimana bisa ia menjadi bagian dari rumah ini? Beberapa saat ia merasa kecil di antara semuanya.
10269 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Bagas menutup telapak tangannya, menyimpan pil ke dalam wadah energi kecil di sisi Jalan Dewa yang baru saja ia temukan, semacam kantong tak kasat mata yang terbentuk bersamaan dengan jurus ini. Kemudian ia menoleh ke Dewi Sekar. "Kita harus kembali," katanya. "Lurah Kandang dan Mbah Suro." "Kamu mau konfrontasi Mbah Suro." "Saya mau bertanya." "Tentang nama kamu yang ia sebut tiga ratus tahun lalu." "Ya." Dewi Sekar berdiri, menepuk debu di lututnya, menatap mulut gua yang cahayanya mulai lebih terang karena matahari sudah naik di luar.
666 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai maha dewa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status