Legenda Pendekar Biru
Pujangga bangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranlintang kemukus dini hariulat kecil di kasurmata perih saat bangun tidur
Namun sesaat sebelum awan tersebut berhasil melahap Balada dan Putri Purbararang, Arga dan Lintang tiba-tiba saja muncul di depan mereka.
Wush! Jelg!
Arga melayang dengan sayap elang api kegelepan, sementara Lintang menggunakan sayap garuda yang memancarkan cahaya terang.
“Ka-ka—kakang?” bibir putri Purbararang bergetar tak kuasa menahan kesedihan.
“Adik,” Balada menyunggingkan senyum senang.
**
Hai teman-teman, Novel Lintang pertama juga sudah rilis, silahkan dibaca dengan judul Legenda Tongkat Semesta.
人気のチャプター