Wonderstruck
kata Nilla padaku, saat mobil baru saja bergerak.
“Nggak perlu bilang makasih. Karena aku nggak ngapa-ngapain, La. Kebetulan aja kita bisa ketemu,” ucapku.
“Kenapa manggil ‘Marco’ doang, La? Bang Marco, harusnya,” sergah Levi diikuti tawa jailnya yang sudah sangat kukenal itu. “Kalau manggil nama doang, harusnya Nef pun nggak boleh dipanggil ‘Kak’,” protesnya.