Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Panas Bersama Istri Majikan

Malam Panas Bersama Istri Majikan

Masih membekas saat Adeline menarik kepalanya menjauh. Bram sudah menahannya dari tadi malam karena takut istrinya kelelahan saat perjalanan kesini. Sekarang tidak ada lagi alasan. Langit sudah berubah warna menjadi jingga menambah keromantisan pasangan ini. Bram bahagia dan Adelin tersiksa, dua perasaan yang bertolak belakang. “Sayang ... boleh sekarang?” Bram bertanya ragu, ia menatap Adelina dengan malu-malu.
5.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Dosen Tampan

Satu Malam Bersama Dosen Tampan

Matanya sembab, tatapannya kosong, dan kantung hitam menggantung di bawah kelopak—bukti dari malam-malam tanpa tidur yang dihantui campuran ingatan antara pengkhianatan Galang dan malam panjang yang ia habiskan dengan lelaki tak dikenal. Sudah tiga hari berlalu sejak malam itu, tapi setiap kali memejamkan mata, sisa malam itu masih melekat erat di kepalanya. Bayangan tubuh asing, desahan samar, kulit yang bersentuhan dalam kabut alkohol, semuanya seperti fragmen film yang tak mau berhenti diputar. Setiap kali mengingatnya, dadanya terasa sesak, perutnya mual, dan jantungnya berdetak tak karuan.
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dan kali ini, ia memilih bergerak paling akhir, tapi dengan pukulan paling menentukan. Malam-malam berikutnya semakin merayap perlahan di rumah Permana, menyelimuti lorong-lorong panjang dengan sunyi yang menyesakkan. Lampu gantung di ruang tengah menyala temaram, memantulkan bayangan yang terdistorsi di lantai marmer, seolah rumah itu sendiri sedang menahan napas.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

"Sudah waktunya kau merasakan bagaimana rasanya ditinggalkan. Kalau nggak, kau nggak bakal pernah berubah. Aku melakukan semua ini demi kebaikanmu." Tanpa memberi kesempatan Bella berbicara, Martin langsung pergi meninggalkannya. Yang tersisa hanya asap knalpot mobil yang perlahan menghilang. Tempat itu benar-benar terpencil, jauh dari permukiman mana pun. Bella berjalan susah payah beberapa kilometer, tetapi tidak satu pun kendaraan lewat. Angin malam awal musim hujan membawa hawa dingin yang menusuk. Bella hanya mengenakan gaun tipis dan kini tubuhnya mulai menggigil.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Malam Yang Tertukar

Malam Yang Tertukar

Kemudian, dia malah dengan berani mengalungkan kedua tangannya ke leherku, lalu meniupkan udara panas ke arah leherku dan dengan tatapan menggoda berkata, “Kamu berbeda dengan suamiku. Aku nggak sebodoh itu sampai nggak bisa membedakan kalian. Kamu begitu liar malam itu, mana mungkin aku bisa melupakannya begitu saja….” Seketika itu juga diriku langsung merinding. Kedua kakiku rasanya seperti terpaku ke tanah dan tak bisa digerakkan sama sekali. “Kakak ipar… jadi, jadi kamu mengingat semuanya? Maaf, aku benar-benar mabuk malam itu. Ini semua murni kesalahanku, aku minta maaf.”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Satu Malam Lagi, Paman!

Satu Malam Lagi, Paman!

Saat jam makan malam tiba, atmosfer di meja makan terasa sangat kaku dan dingin. Sasmita hanya diam dengan wajah bersungut-sungut saat melihat Kaira datang dan duduk di tempatnya, barangkali telah mendapat aduan dari Mahesa perihal ia yang lagi-lagi ditegur oleh ayahnya. Di sebelah Kaira, Mahesa menunduk dalam, kedua telinganya memerah. Tak ada yang bicara sama sekali. Kaira pikir, meski suasana terasa dingin tapi sangat tenang dan nyaman untuknya makan.
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai spin malam semakin dingin
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Meow J
suka sama interaksi Kaisar Kaira soalnya klau mereka udh ketemu d tempat Rahaasia itu pastii bikinn panas+dingin, jantung ga aman, yg jomblo jd kebelet nikah......... unch bgt wkwkw gasuka sama hesa, zia, davina, Monica, and semua titisan D4jal lainnya terutama sasmonyong
Leah von herhardt
bagus, aku suka... kebangkitan wanita yg disia-siakan, ga pernah dilihat istimewa sm keluarga suaminy tp Paman suaminya yg gagah tampan mempesona dan alpha male itu ada buat dia. semoga Thor up Lebiih banyak soalny kurang trs aku baca, 10-15 bab sehari yah Thor. lop u Thor Almieww
Baca Semua Ulasan
Rahasia Gadis Biasa

Rahasia Gadis Biasa

Hening. Hanya desingan baling-baling yang mengisi jeda diantara kalimat mereka. Udara dingin di malam menjelang musim dingin membekukan tangan yang memegangi ujung telepon. Namun, rasanya begitu kontras di dalam hati yang tersimpan. Sebuah perasaan yang sejak lama ingin Ilham teriakkan saking tidak pekanya Bella dengan keadaan, tetapi sekarang semuanya serba berubah. Semuanya berbeda.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

Bab XXXVII Tak Seindah Malam Pertama (Ibnu Kasmaran) "Kamu tega, Mas!" Isak Dini sambil menarik selimut menutupi tubuhnya yang polos. Ia merasa kedinginan. Udara kamar yang tadi terasa panas, telah berubah menjadi dingin, sedingin hatinya. ********************* "Bangun, Dek, sholat subuh dulu, Yok!"
9.38.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Calon Besan

Satu Malam Bersama Calon Besan

Bab 21 Mira menggeleng dan segera menarik diri, menjauh dari Peter. “Peter, maaf …” katanya merasa tidak bisa memaksakan perasaannya lagi. Ia telah mencoba tapi ia tidak bisa merasakan getar yang sama seperti yang ia rasakan pada malam itu! Apa perasaannya muncul hanya karena efek obat yang diberikan teman-temannya malam itu? Apa benar hatinya benar-benar telah mati? tanya Mira merasa sedih dalam hati.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Kembaran Suamiku

Satu Malam Bersama Kembaran Suamiku

Aleena memberikan senyuman. Selanjutnya tidak ada obrolan lagi dari Gala dan Aleena. Keduanya sama-sama memandangi ke arah laut yang bergelombang. Beruntung cuaca hari ini mendukung, jadi mereka berdua tidak kepanasan karena sedang mendung. Ketika tengah bersantai, ada seorang wanita yang memakai pakaian serba hitam tiba-tiba datang menghampiri mereka berdua.
9.718.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai spin malam semakin dingin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status