Tak Sengaja Mencintaimu
Dadanya penuh, hangat, puas.
Thalia memerhatikan dari jauh dengan perasaan tidak suka.
Vanka kemudian berdiri sambil memeluk buket bunga. “Ini terlalu manis,” gumamnya.
Shankara mendekat. Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah kotak kecil. “Masih ada satu lagi,” ujarnya.
Vanka mengerjap. “Apa lagi, Bang?”
Shankara membuka kotak itu. Sebuah kalung dengan liontin berbentuk love terlihat di dalamnya. “Buat kamu.”